Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Mania Telo

@ManiaTelo : Mengamati kondisi sosial,politik & sejarah dari sejak tahun 1991

Pesawat MAS MH 370 di “MALING”….?

OPINI | 18 March 2014 | 23:21 Dibaca: 595   Komentar: 1   0

Saking jengkelnya dengan berita hilangnya pesawat MAS MH 370 yang sampai sekarang belum juga bisa ditemukan,maka kekesalan beberapa orang ditumpahkan dengan meledek perusahaan Boeing yang membuat pesawat jenis Boeing 777-200 tersebut.

Bagaimana tidak? Sebuah smartphone jenis iPhone yang jauh lebih mungil dari pesawat Boeing 777-200 saja bisa diketemukan di “belantara” kota Jakarta oleh seorang pemuda dibantu Polisi yang berdedikasi . Hanya dengan melacak melalui komputer laptop atas teknologi yang ditanam di iPhone,dalam waktu kurang 1×24 jam sebuah iPhone yang ketinggalan di kursi bajaj bisa diketemukan setelah bajaj tersebut berkeliling kota Jakarta ; Anda tentu masih ingat cerita itu,bukan?

Sebuah pesawat sebesar Boeing 777-200 tiba-tiba menghilang dan sudah hampir 10 hari belum juga diketemukan,padahal pesawat tersebut katanya diperlengkapi dengan peralatan canggih dan terlebih “dipastikan” mendarat karena bahan bakarnya sudah ditentukan,sama dengan teknologi battery iPhone yang pasti akan OFF bila “low bat” ; Tetapi anehnya tak satupun dari pihak Boeing “keluar kandang” untuk menyampaikan analisisnya,ada apa ini..?

Tak heran bila para keluarga penumpang MAS MH 370 mulai gelisah dan menuduh bahwa dibalik hilangnya pesawat MAS MH 370 ada sebuah konspirasi dan skenario politik yang mengorbankan para penumpang yang tidak bersalah dan sampai sekarang masih ditunggu keluarganya tersebut.

Pemerintah Malaysia dan pemerintah-2 negara adikuasa yang mempunyai teknologi super canggih seperti sedang menyembunyikan sesuatu yang diketahui tetapi tidak disampaikan secara luas ke publik. Ini sangat mengerikan bila ternyata ada “udang dibalik batu” dalam peristiwa hilangnya pesawat Boeing 777-200 ini.

Orang-2 awam saat ini percaya,bahwa pesawat Boeing 777-200 dengan nomor penerbangan MAS MH 370 tidak mungkin mengalami kecelakaan seperti meledak atau terjun ke laut,karena dipastikan semua peralatan teknologi canggih yang mendukung di Boeing 777-200 bisa memberi tanda atau signal bila terjadi kecelakaan tersebut. Apalagi adanya pernyataan bahwa pesawat tersebut sengaja “dimatikan” agar tidak terlacak oleh radar,maka bertambah keyakinan bahwa ada “X-factor” dalam hilangnya pesawat MAS MH 370 itu.

Seperti halnya maling iPhone,bila battery sengaja di OFF,maka dipastikan tak akan pernah terlacak keberadaannya….Jadi,dipastikan ada yang mau maling itu pesawat Boeing 777-200 …Entah sekarang disembunyikan dimana,yang jelas mereka tidak kasihan dengan para penumpangnya yang sekarang sedang ditunggu oleh sanak keluarganya….!

Yang jelas,maling iPhone atau maling Boeing 777-200 tetap saja sama-2 merugikan pemiliknya….!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 4 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 4 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 5 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 8 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips COD (Cash on Delivery) an untuk Penjual …

Zanno | 10 jam lalu

DICKY, Si Chef Keren dan Belagu IV: Kenapa …

Daniel Hok Lay | 10 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 11 jam lalu

Dosen Muda, Mana Semangatmu? …

Budi Arifvianto | 11 jam lalu

Aku Berteduh di Damai Kasih-Mu …

Puri Areta | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: