Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Gacoor

Hari ini harus berhasil, besok harus dapat, lusa akan memetik

Parah, Meraih Keuntungan dibalik Trgadei MH370!

REP | 18 March 2014 | 19:47 Dibaca: 132   Komentar: 2   0

Tragedi  pesawat  Boeing 777-200  MAS  penerbangan  MH370yang  masih gencar  dalam proses pencarian, belum juga  menemukan  titik  yang  menjadi  petunjuk  keberadaan pesawat tersebut.   Kejadian MH370 cenderung   mengidentifikasi  diri,  ketakutan  untuk  terbang  bisa saja  menghinggap  ragam  orang, yang biasa  bepergian menggunakan   pesawat terbang.   Hilangnya MH370  kejadian  yang  langka dan membingungkan  dunia penerbangan, tak terkecuali   Boeing.    Seperti tak berarti, alasan dan analisa ilmiah seolah mentah, menolak penjelasan normal.  dan  hal ini  membentuk  misteri  yang menggenggam  dan membentuk rasa penasaran keingin tahuan  menjadi tinggi.

Peristiwa MH370 telah menjadi  transenden  berita  media  dunia.  Misteri  yang meliputi  tragedi tersebut, dijadikan oleh orang - orang yang lepas tanggung jawab, guna memperoleh keuntungan. Berita-berita hoax dan menyesatkan menambah deretan cara bisnis yang sesat.

Yaah ! dengan cara memanfaatkan tragedi yang menguncang dunia, disitu  ada jiwa  manusia yang nasibnya butuh pertolongan. Disisi lain ada keluarganya juga, dengan segala doa memohon dan berharap keajaiban. Dibalik media ada berita yang ditunggu dan dicari oleh jutaan orang, bagaimana  nasib  dan kabar MH370. Tetapi ditangan  orang - orang yang lepas tanggung jawab, dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan, konyolnya lagi dengan cara  menyebarkan berita  yang bohong demi kepentingan promosi.

Dengan membuat berita disosial media, bahwa MH370 telah diketemukan ditengah samudra, dan  atau MH370 telah diketahui keberadaannya,  dengan mencatut nama situs online yang populer.  Tujuan scramer agar lebih banyak dikunjungi, karena dibalik itu ada keuntungan dari promosi atau iklan.

Berita yang lebih gila lagi dari sumber,   media UTUSAN negri  jiran Malaysia yang mereka  tulis mengutip dari situs Kabal Times.   Dalam headline beritanya, hilangnya pesawat MH370 ada dugaan konsfirasi. Dugaan dimana Amerika Serikat membuat  skenario yang  bertujuan politis, guna membuat situasi mengeruh, hingga hubungan  antara Malaysia dan China memanas. Dalam skenario itu, Indonesia punya peran dalam menyembunyikan pesawat  MH370 tersebut.  Ketika pena mencoba mencari dan membuka situs tersebut, tak jelas alias misteri, alias situs setan, yang hanya membuat berita konsfirasi. Dan anehnya media Utusan main telan, dan tebar tanpa cek kebenarannya dengan baik.

Indonesia hanya menganggap  bahwa,  berita tersebut adalah bohong alias bodong, dan tak perlu di gong. bukankah kita masih fokus dan serius membantu mencari MH370. Sementara  dari pihak Malaysia juga membantah berita tersebut, kami  masih tetap dalam pencarian, dari dalam, kami tidak mengambil apa -apa untuk diberikan.  demikian mentri perhubungan Malaysia.

Semoga  tragedi MH370 segera mendapat jawaban.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Catat, Bawaslu Tidak Pernah Merekomendasikan …

Revaputra Sugito | | 23 July 2014 | 08:29

Kado Hari Anak; Berburu Mainan Tradisional …

Arif L Hakim | | 23 July 2014 | 08:50

Jejak Digital, Perlukah Mewariskannya? …

Cucum Suminar | | 23 July 2014 | 10:58

Apakah Rumah Tangga Anda dalam Ancaman? …

Agustinus Sipayung | | 23 July 2014 | 01:10

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56


TRENDING ARTICLES

Film: Dawn of The Planet of The Apes …

Umm Mariam | 5 jam lalu

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat anda? …

Robert O. Aruan | 5 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 8 jam lalu

Membaca Efek Keputusan Prabowo …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Prabowo Lebih Mampu Atasi Kemacetan Jakarta …

Mercy | 17 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: