Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Ethan Hunt

Dunia ini adalah sekolah bagi kita dalam mempelajari dan memahami kehidupan.. yang membuat kita semakin selengkapnya

Wow, Pemerintahan AS Tutup!

REP | 02 October 2013 | 08:48 Dibaca: 1408   Komentar: 11   2

1380678445164139950

Ilustrasi / (sumber gambar: guardianlv.com)

02102013

Dunia digegerkan oleh berita ditutupnya pemerintahan Amerika Serikat akibat belum disetujuinya anggaran oleh Kongres. Gedung Putih telah memerintahkan agar seluruh kantor pemerintahan berhenti beroperasi hingga batas waktu yang ditentukan. Untuk pertama kalinya sejak 17 tahun yang lalu, pemerintah Amerika Serikat kehabisan uang.

Kongres mengambil keputusan tersebut setelah Presiden Barrack Obama menolak permintaan Partai republik agar pemerintah menunda UU Perawatan Kesehatan, atau Obamacare, selama setahun. Ditenggarai juga bahwa belum disetujuinya anggaran baru oleh Kongres karena balas dendam Partai Republik setelah kalah dalam 2 kali pemilihan Presiden. Seperti diketahui bersama, saat ini Presiden Amerika Serikat dijabat oleh Barrack Obama yang berasal dari Partai Demokrat, rival abadi Republik. Obama saat ini memasuki periode kedua dalam jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat.

Pihak legislatif sendiri belum menyetujui anggaran baru, antara lain menaikkan batas utang pemerintah sehingga bisa kembali menjalankan negara. Saat ini, kas pemerintah Amerika Serikat telah menipis karena tidak diperbolehkan lagi menambah utang untuk menjalankan program baru Presiden Barrack Obama.

Sontak hal ini membuat perekonomian global menjadi tak pasti. Shutdown government ini membuat grogi semua negara di dunia. Ditutupnya pemerintahan AS ternyata tak hanya berdampak pada Amerika Serikat sendiri, tetapi juga menjalar keseluruh dunia. Ini dikarenakan pengaruh Amerika Serikat di bidang ekonomi masih sangat kuat didunia. Selama ini pemulihan ekonomi dunia sangat tergantung pada pasar finansial dan ekonomi Paman Sam. Jika ekonomi Amerika Serikat terganggu, maka pemulihan ekonomi global juga bisa terhambat.

Saat ini, sudah sekitar 800.000 karyawan federal dirumahkan akibat dampak tersebut. Diperkirakan akan ada sekitar 1 juta karyawan federal, atau PNS, akan dirumahkan. Mereka akan dirumahkan tanpa memperoleh kompensasi apapun setelah Kongres gagal menghasilkan kesepakatan. Namun, gaji tentara Amerika yang saat ini tersebar diseluruh pelosok dunia tetap dibayarkan.

Hingga saat ini, pemerintah Amerika Serikat tercatat sudah 17 kali melakukan shutdown government, setelah yang pertama terjadi pada tahun 1976. Presiden Amerika Serikat yang pernah mengalami ditutupnya pemerintahan tersebut antara lain Gerald R. Ford, Jimmy Carter, Ronald reagen, George Bush Sr. Dan Bill Clinton. Akar permasalahan dari ditutupnya pemerintahan itu tetap sama, masih seputar isu kesehatan.

Diharapkan dalam beberapa hari kedepan akan ditemukan solusi atas apa yang terjadi di Amerika Serikat tersebut. Karena suka tidak suka, dunia masih sangat tergantung pada Amerika Serikat, khususnya dalam bidang ekonomi. Memang selain Amerika Serikat, China dan Uni Eropa diharapkan dapat membantu pemulihan ekonomi dunia.

Namun imbas krisis berkepanjangan yang terjadi di Eropa, serta pertumbuhan ekonomi China yang melambat, tumpuan pun kembali pada Amerika Serikat yang terbukti mampu. Yang menjadi pertanyaan, sampai kapankah Amerika Serikat menutup pemerintahannya hingga mampu beroperasi kembali?

Jika hal itu yang terjadi pada negara tercinta ini, akankah negeri ini bisa dan mampu untuk bangkit kembali? Ah, berharap saja agar anak cucu masih dapat menikmati kekayaan negeri tercinta yang berlimpah ini.

Salam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 9 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 10 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 11 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 12 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 10 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 10 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 10 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 10 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: