Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Muhammad Nurdin

sebagai guru sejarah dan sosiologi di SMA di kota Bandung tentu saja perlu berwawasan luas,karenanya selengkapnya

Ancaman Teror,Gedung Putih Tutup Kedutaannya di Negara -negara Muslim .

OPINI | 04 August 2013 | 22:44 Dibaca: 327   Komentar: 2   1

13756290371587343002

Gaamabar:Tempo.co                           

 

Negara adi daya itu kembali bikin ulah dengan mempublikasikan laporannya bahwa bulan ini  terdapat indikasi akan adanya ancaman teroris terhadap kepentingan AS di berbagai negara-negara Muslim, dan karenanya  berbagai kedutaan dan konsulatnya akan ditutup sementara sejak hari Minggu 4 Agustus 2013. 

Menurut laporan dari Washington,bahwa terdapat indikasi kuat berdasarkan informasi dalam bulan ini terdapat ancaman  dari teroris  Al Qaedah di kawasan Afghanistan,Pakistan, terkait dengan pemboman bjnjh diri dekat konsulat India di Jalalabad Afghanistan yang  menewaskan  9 orang itu.Selain Paman Sam juga Inggris,Jerman,Belanda ,Perancis menutup juga kedutaan dan konsulatnya di Yaman hari Minggu 4 Agustus 2013.                                                    

Terkait masalah tersebut maka tidak mengherankan sekiranya kepentingan AS dan sekutunya di berbagai negara Muslim agak diperketat pengamanannya,dan keberadaan militer yang sangat mencolok itu terdapat di kedutaan AS dan Inggris di Yaman.Pemerintaha Yaman mengumumkan kini berada dalam kesiagaan yang tinggi,untuk mengantisipasi ancaman teror sesuai laporan AS.                                                      

Sebelum laporan AS itu,Interpol sudah juga mengeluarkan laporan serupa kan adanya  anacaman teroris tersebut.Interpol memperkirakan bahwa indikasi itu kuat terkait banyaknya anggota  jaringan Al Qaeda  yang bebas sekarang ini.Peringatan itu berlaku selama bulan Agustus ini,karenanya diharapkan warga negara mereka masing-masing yang gemar berpelesir keluar negeri supaya menjauhi kawasan tersebut.

AS dan sekutunya  kelihatannya sedanaga mengalami traumatis berat,sehingga secara berkala dan sistematis mengeluarkan peringatan dini kepada warganya.Memang siapa yang menabur aangain tentu akan menuai badai dalam kehidupannya,sehingga hak-hak privasi warga negara juga  dilanggar oleh Washington. Berbagaai email,jaringan internet dipantau dan disadap oleh CIA,FBI sampai mantan konsultan CIA Edward Snowden  membocorkannya ke publik.                        

Bahakan  sangkin beratnya Trauma Teroris Syndrome  yang dirasakan AS sekarang sampai mereka menyadap juga  jaringan internet EU ,untuk mengetahui rahasia dapur Uni Eropa,sebagaimana diungkapkan oleh Edward Snowden.Sampai kapankah Teroris Syindrome akan  hilang dasri benak warga Amerika Serikat dan sekutunya  ?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Wahana Baru Ice Age Arctic Adventure, Dufan …

Rokhmah Nurhayati S... | | 19 April 2014 | 01:35

Sesat Pikir Koalisi …

Faisal Basri | | 18 April 2014 | 19:08

Jangan Prasangka Pada Panti Jompo Jika Belum …

Mohamad Sholeh | | 19 April 2014 | 00:35

Araira …

Fandi Sido | | 16 March 2014 | 19:39

Memahami Skema Bantuan Beasiswa dan Riset …

Ben Baharuddin Nur | | 18 April 2014 | 23:26


TRENDING ARTICLES

Paskah di Gereja Bersejarah di Aceh …

Zulfikar Akbar | 3 jam lalu

Mengintip Kompasianer Tjiptadinata Effendi …

Venusgazer™ | 9 jam lalu

Kasus Artikel Plagiat Tentang Jokowi …

Mustafa Kamal | 11 jam lalu

Kue Olahan Amin Rais …

Hamid H. Supratman | 21 jam lalu

Puan Sulit Masuk Bursa Cawapres …

Yunas Windra | 21 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: