Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Muhammad Nurdin

sebagai guru sejarah dan sosiologi di SMA di kota Bandung tentu saja perlu berwawasan luas,karenanya selengkapnya

Ancaman Teror,Gedung Putih Tutup Kedutaannya di Negara -negara Muslim .

OPINI | 04 August 2013 | 22:44 Dibaca: 329   Komentar: 2   1

13756290371587343002

Gaamabar:Tempo.co                           

 

Negara adi daya itu kembali bikin ulah dengan mempublikasikan laporannya bahwa bulan ini  terdapat indikasi akan adanya ancaman teroris terhadap kepentingan AS di berbagai negara-negara Muslim, dan karenanya  berbagai kedutaan dan konsulatnya akan ditutup sementara sejak hari Minggu 4 Agustus 2013. 

Menurut laporan dari Washington,bahwa terdapat indikasi kuat berdasarkan informasi dalam bulan ini terdapat ancaman  dari teroris  Al Qaedah di kawasan Afghanistan,Pakistan, terkait dengan pemboman bjnjh diri dekat konsulat India di Jalalabad Afghanistan yang  menewaskan  9 orang itu.Selain Paman Sam juga Inggris,Jerman,Belanda ,Perancis menutup juga kedutaan dan konsulatnya di Yaman hari Minggu 4 Agustus 2013.                                                    

Terkait masalah tersebut maka tidak mengherankan sekiranya kepentingan AS dan sekutunya di berbagai negara Muslim agak diperketat pengamanannya,dan keberadaan militer yang sangat mencolok itu terdapat di kedutaan AS dan Inggris di Yaman.Pemerintaha Yaman mengumumkan kini berada dalam kesiagaan yang tinggi,untuk mengantisipasi ancaman teror sesuai laporan AS.                                                      

Sebelum laporan AS itu,Interpol sudah juga mengeluarkan laporan serupa kan adanya  anacaman teroris tersebut.Interpol memperkirakan bahwa indikasi itu kuat terkait banyaknya anggota  jaringan Al Qaeda  yang bebas sekarang ini.Peringatan itu berlaku selama bulan Agustus ini,karenanya diharapkan warga negara mereka masing-masing yang gemar berpelesir keluar negeri supaya menjauhi kawasan tersebut.

AS dan sekutunya  kelihatannya sedanaga mengalami traumatis berat,sehingga secara berkala dan sistematis mengeluarkan peringatan dini kepada warganya.Memang siapa yang menabur aangain tentu akan menuai badai dalam kehidupannya,sehingga hak-hak privasi warga negara juga  dilanggar oleh Washington. Berbagaai email,jaringan internet dipantau dan disadap oleh CIA,FBI sampai mantan konsultan CIA Edward Snowden  membocorkannya ke publik.                        

Bahakan  sangkin beratnya Trauma Teroris Syndrome  yang dirasakan AS sekarang sampai mereka menyadap juga  jaringan internet EU ,untuk mengetahui rahasia dapur Uni Eropa,sebagaimana diungkapkan oleh Edward Snowden.Sampai kapankah Teroris Syindrome akan  hilang dasri benak warga Amerika Serikat dan sekutunya  ?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kurikulum 2013: Buku, Seminggu Dibagikan …

Khoeri Abdul Muid | | 20 August 2014 | 17:25

Hati-hati, Cara Mengutip Seperti Ini Pun …

Nararya | | 20 August 2014 | 20:09

Anak Sering Kencing (Bukan Anyang-anyangan) …

Ariyani Na | | 20 August 2014 | 18:03

Obat Benjut Ajaib Bernama Beras Kencur …

Gaganawati | | 20 August 2014 | 14:45

Kompasiana Nangkring bareng Sun Life: …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 12:58


TRENDING ARTICLES

Dapur Umum di Benak Saya …

Itno Itoyo | 10 jam lalu

Bonsai MK dan KPU, Berharap Rakyat Cueki …

Sa3oaji | 11 jam lalu

Menunggu Aksi Kenegarawanan Hatta Rajasa …

Giens | 12 jam lalu

Inilah Nama-nama Anggota Paskibraka 2014 …

Veronika Nainggolan | 16 jam lalu

Nikita Willy Memukul KO Julia Perez …

Arief Firhanusa | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: