Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Chairulwalid

membaca dan menulis untuk semua

Pembantaian Umat Islam di Mesir, Disfungsi PBB

OPINI | 29 July 2013 | 11:17 Dibaca: 789   Komentar: 0   2

Kebiadaban yang dipertontonkan di Mesir sungguh memilukan hati umat Islam, apalagi terjadi di bulan yang penuh berkah ini. Sejak meng Kudeta Presiden yang sah hasil pemilu paling demokratis di Mesir Jenderal As Sisi telah membantai sebanyak 480 orang, 8000 orang tergeletak dengan luka-luka menunggu ajalnya, 1500 orang ditangkap tanpa alasan yang jelas, 9 chanel TV ditutup untuk menutupi kebiadabannya agar tidak diketahui dunia luar. Sadisnya lagi mereka yang dibantai adalah orang-orang yang sedang melaksanakan ibadah shalat subuh, sedang menghadap kepada Allah swt. Jika  As Sisi seorang muslim, dalil apa yang dia gunakan sehingga tega membunuh secara keji saudaranya. Pantaslah As Sisi disebut sebagai titsan Fir’aun.

Sudah dua pekan pembantaian terjadi di Mesir, namun sampai detik ini tidak ada reaksi dari lembaga dunia PBB yang merupakan lembaga yang bisa diharapkan untuk menghentikan kebiadaban sang monster pembunuh As Sisi. Apa yang terjadi terhadap PBB sebenarnya adalah hal yang biasa terjadi, apalagi jika korbannya adalah umat Islam, sebagaimana terjadi pembantaian di Palestina, Bosnia, Miyanmar.  Hal ini salah satu penyebabnya adalah karena lembaga ini masih dikuasai Zionis yahudi dan anteknya  Amerika Serikat.

Patutkah negara di  dunia masih mengharapkan perdamaian dan keamanan dari lembaga PBB ini, terjadi disfungsi PBB terhadap permasalahan seperti ini karena negara-negara yang berpengaruh yang memiliki hak Veto didalamnya adalah negara-negara yang mengaku menjunjung tinggi HAM namun dibelakangnya mereka menginjak-injak HAM.

wallahu ‘alam

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ajib! Motor Berbahan Bakar Air …

Gapey Sandy | | 22 September 2014 | 09:51

MTQI ke XV Menyatukan Dunia yang Terbelah …

Syaripudin Zuhri | | 22 September 2014 | 10:49

Baru Kali Ini, Asia Kembali Percaya …

Solehuddin Dori | | 22 September 2014 | 10:05

Salah Kaprah Tentang Tes Psikologi …

Muhammad Armand | | 22 September 2014 | 10:49

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

PKS antara Pede dan GR …

Ifani | 8 jam lalu

Sopir Taksi yang Intelek …

Djohan Suryana | 9 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 11 jam lalu

Gajah Berperang Melawan Gajah, …

Mike Reyssent | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Sikap Pabowo Terhadap Ahok & Bu Mega …

Kwee Minglie | 7 jam lalu

GP Singarpura, Hamilton Luar Biasa Rosberg …

Hery | 7 jam lalu

Menguak Misteri Gua Jepang di Malang …

Mawan Sidarta | 8 jam lalu

Bahaya Bateri Bekas …

Pan Bhiandra | 8 jam lalu

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: