Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Nasrulloh Mu

Hidup mu bukan untuk mu, tapi untuk yang Maha Hidup. Anak Kampung Yang Tinggal Di selengkapnya

Jendral Asisi, Kini Mulai Sendiri

OPINI | 25 July 2013 | 09:21 Dibaca: 802   Komentar: 3   4

3 Juli, Jendral Asisi bak pahlawan, mengkudeta dengan alasan stabilitas dan rekonsiliasi nasional. Pendonor kudeta pun berdatangan, dari Arab Saudi, Emirat Arab, dan Kuwait, dengan dalih pemulihan ekonomi Mesir.

Namun sekarang…..

Asisi, tampil berpidato di media meminta mandat dari rakyat untuk menghabisi demonstran damai yang di cap sebagai terorist. Asisi pun meminta para pendukung kudeta agar turun ke jalan untuk menandingi demo anti kudeta.

Pernyataan ini menunjukan bahwa Asisi sudah kehilangan akal sehatnya untuk menghentikan demonstran damai anti kudeta. Maka cara terakhir adalah dengan membenturkan massa dengan massa. Membenturkan rakyat dengan rakyat.

Apakah seruan ini disambut ?

Hasil poling koran al-Wathan Mesir, dari 684 partisipan, 635 orang menolak seruan jendral asisi. Ini menunjukan semakin tidak didengarnya Asisi oleh rakyat Mesir. Beberapa daerah yang dahulunya sepi dari demo anti kudeta sekarang mulai menggeliat.

Bahkan seorang toko Mesir, Dr. Essam El-Uryan mengatakan bahwa ancaman Asisi tidak akan mencegah jutaan rakyat untuk turun menolak kudeta.

Ahmad Mansour, Presenter Aljazeera, justru mengatakan “Bertahanlah di semua medan dalam kondisi apapun walau Militer akan melakukan pembntaian Akbar dari Markaz Paspampres.

Tidak itu saja, para pendonor Asisi pun mulai terlihat gejala-gejala menarik dukungannya. Arab Saudi, Kuwait dan Uni Emirat mulai berniat menangguhkan pinjaman. Bahkan dikabarkan Mesir menunda pembayaran gandum ke Rusia, karena kesulitan ekonomi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Transjakarta vs Kopaja AC, Pengguna Jasa …

Firda Puri Agustine | | 31 October 2014 | 12:36

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | | 30 October 2014 | 22:57

Juru Masak Rimba Papua Ini Pernah Melayani …

Eko Sulistyanto | | 31 October 2014 | 11:39

Green Bay dan Red Island Beach, Dua Pesona …

Endah Lestariati | | 31 October 2014 | 11:47

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 5 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 5 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 6 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 7 jam lalu

Kabinet Kerja Jokowi-JK, Menepis Isu …

Tasch Taufan | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Racun di Sudut Ruang Rumah Kita …

Akualib | 8 jam lalu

Potret Negeriku Saat Ini …

Surat Yasin | 8 jam lalu

Menyusun Anggaran Keuangan dan Menerapkannya …

Pakar Investasi | 8 jam lalu

Serendipity [3] …

Septi Yaning | 8 jam lalu

Akhh… …

Ando Ajo | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: