Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Nasrulloh Mu

Hidup mu bukan untuk mu, tapi untuk yang Maha Hidup. Anak Kampung Yang Tinggal Di selengkapnya

Arah Kudeta Mesir, Dikhianati

OPINI | 06 July 2013 | 16:33 Dibaca: 963   Komentar: 2   1

Militer Mesir ternyata telah menyimpangkan tujuannya. Awalnya untuk penyelamatan kondisi Mesir, akhirnya menghancurkan siapapun. Tanpa peduli pro Mursi ataupun pro kudeta.

Hal ini diungkapkan oleh partai Nur, yang sebelumnya mendukung kudeta. Ada beberapa hal yang dilanggar militer :

1. Membuat dekrit tanpa melibatkan Kekuatan politik dan masyarakat

2. Membunuh para demonstran yang beraksi damai

3. Menahan oposan politik sehingga bertentangan dengan prinsip dialog dan rekonsiliasi nasional

4. Menutup stasiun TV tanpa sandaran hukum

5. Melakukan penistaan terhadap mereka yang berpenampilan Islami

Semua ini bertentangan dengan slogan yang dikampanyekan pelaku kudeta yang akan menghormati demokrasi dan HAM.

Tidak itu saja, yang paling menyakitkan rakyat mesir adalah dibangun kembali tembok raffah yang menjadi penghubung antara mesir dan palestina. Palestina kembali menjadi penjara hidup bagi rakyatnya.

Seluruh terowongan antara mesir dan palestina pun dihancurkan oleh militer mesir. Militer mesir dan Israel terlihat bekerja sama di perbatasan sinai.

Mungkin ini butir-butir kesepakatan antara militer mesir dengan delegasi israel yang berkunjung ke mesir beberapa jam setelah kudeta.

Melihat ini, aksi-aksi demonstrasi akan terus berlanjut, dan kondisi mesir sulit untuk diprediksi.

Hal ini dijelaskan oleh salah satu pakar sejarah islam mesir yaitu Muhammad Ilhami. Rakyat mesir sudah punya sejarah panjang dengan rezim militer. Rakyat mesir pernah melakukan perlawanan terhadap rezim militer gamal abdul naser yang akhirnya rakyat dibunuh. tapi juga pernah diam yang akhirnya ditangkapi dan berakhir ditiang gantungan.

Sepertinya rakyat mesir kali ini akan melakukan perlawanan Damai untuk menggulingkan rezim militer dan mubarak. Mengingat militer selalu menelikung perjuangan rakyat mesir.

Tags: mursitumbang

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Anggrek, Bunga yang Lebih dari Sekadar …

Hendra Wardhana | | 30 March 2015 | 08:35

Unik Toko Buku Menyediakan Ruang Baca …

Syaripudin Zuhri | | 30 March 2015 | 09:54

Masih Terasa Berat Berasuransi? Bagikan …

Kompasiana | | 19 March 2015 | 18:31

Siapa yang Merusak Bahasa Indonesia? …

Marniatun Labbang | | 30 March 2015 | 13:49

Blog Competition: Peningkatan Peran SDM dan …

Kompasiana | | 26 March 2015 | 16:37


TRENDING ARTICLES

Ketika Anang Hermansyah Kedapatan Duduk …

Edi Abdullah | 7 jam lalu

Laga Kontra Myanmar: Debut Bio Paulin dan …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

BBM Mau Naik Lagi? Tanya ke Jokowi …

Abd. Ghofar Al Amin | 9 jam lalu

Bangga Menjadi Tersangka Korupsi, Belajar …

Sang Pujangga | 9 jam lalu

Tawa Lega Tim Angket Ahok …

Axtea 99 | 10 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: