Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Teddy King Top Bin Musthofa

Pedagang Accessories Sholat & Parfum Antar Pulau Indonesia Timur & Jawa."Wong Dusun" Warga Jateng,Leo 27-Juli-1968. selengkapnya

Rudal S 300 Suriah vs Rudal Patriot AS

OPINI | 19 June 2013 | 03:07 Dibaca: 10659   Komentar: 8   6

AS akan melakukan zona larangan terbang bagi pesawat suriah,seperti di beritakan Metrotv news.com, 18/06/2013 Moskow: Rusia mengecam upaya Amerika Serikat (AS) yang memberlakukan zona larangan terbang di Suriah. Rusia menilai upaya itu melecehkan hukum internasional.Dengan adanya Larangan terbang bagi pesawat Suriah,AS terang-terangan mau cawe-cawe DI Suriah.Apalagi AS akan mempersenjatai kelompok oposisi/pemberontak.Wah …Jika nanti terjadi perang udara antara AS dan Suriah,keduanya akan mengeluarkan senjata andalannya.AS akan mengerahkan Rudal patriot dan Suriah akan mengandalkan Rudal S 300 buatan Rusia.Rudal S 300 SEKELAS RUDAL PATRIOT  juga bisa memberlakukan Zona larangan terbang bagi pesawat AS dan sekutunya.Rudal PATRIOT namanya diambil dari nama komponen Radar dari sistem rudal ini. AN/MPQ-53 yang merupakan jantung dari sistem rudal ini dikenal sebagai “Phased Array Tracking Radar to Intercept On Target” atau disingkat menjadi PATRIOT. Rudal Patriot dilengkapi sistem pengendalian Rudal TVM (Track-Via-Missiles) memiliki kemampuan mengidentifikasi sekaligus 100 target Rudal atau obyek udara yang berbeda dan siap diluncurkan dalam waktu kurang dari 9 detik,Ada berbagai type Rudal patriot.Untuk Rudal type PAC-2 memiliki panjang 5,31 meter dengan berat 900 kg berbahan bakar solid-fueled, memiliki kecepatan 5 kali kecepatan suara (mach 5) dan dilengkapi dengan hulu ledak seberat 91 kg. Sementara type PAC-3 posturnya lebih ramping namun lebih akurat dengan daya jangkau sampai 300 km di ketinggian maksimum 24 km.Berbagai kisah sukses diraih Rudal Patriot selama Perang Teluk (Persian Gulf War) tahun 1991 dan Perang Irak (Operation Iraqi Freedom) tahun 2003, di antaranya berhasil mengintersepsi dan menghancurkan 70% Rudal Scud atau Rudal Al Husein milik Irak langsung di udara, di atas udara Saudi Arabia, Kuwait dan Israel. Hal tersebut secara psikologi menaikkan moril pasukan sekaligus meruntuhkan moril pasukan Irak.Bisakah  rudal patriot  melawan Rudal S 300 yang menurut pengamat bisa menandingi rudal patriot….

Namun di balik kisah suksesnya, Rudal Patriot juga mengalami beberapa kisah kegagalan. Contohnya, pada tanggal 25 Februari 1991 satu Rudal Scud Irak berhasil lolos dari cegatan Rudal Patriot dan langsung  menghantam barak militer sekutu di Dahran Saudi Arabia, akibatnya sebanyak 28 tentara Amerika dari US Army 14th Quartermaster Detachment tewas seketika.
Kegagalan berikutnya terjadi pada Perang Irak tahun 2003 (Operation Iraqi Freedom), ketika satu pesawat Tornado Angkatan Udara Inggris dan satu pesawat F/A-18 Hornet Angkatan Laut Amerika yang notabene merupakan kawan sendiri, “berhasil” diintersepsi dan dihancurkan oleh Rudal Patriot. Hal tersebut terjadi karena kesalahan sistem identifikasi IFF Radar Patriot.

With more than 200 fire units fielded worldwide, Patriot is the system of choice for 12 nations around the globe.

Rudal patriot AS di muat truck dan bisa memutar  jika mau di tembakkan[photo Raytheon]
….
Sedangkan Rudal S 300 Suriah buatan Rusia   mempunyai jarak tembak di atas 150 km dengan kecepatan 4 Mach. Rudal pintar ini mampu menyergap benda yang terbang rendah maupun tinggi (25M- 25KM). Rudal anti serangan udara ini mampu mendeteksi, menyergap dan menghancurkan: Pesawat, Helikopter, Drone, Roket Balistik, serta Peluru Kendali semacam Rudal Patriot.

S-300 (SA-10 “Grumble”) adalah SAM (rudal anti objek terbang) yang disinyalir terkuat di dunia saat ini, buatan Biro Rancang (NPO) Almaz dan Antei, yang tidak bisa lepas dari nama Veniamin Yefremov, perancang utama sistem pertahanan ini. Hal yang paling bisa dijadikan cerita mengenai kehebatan S-300 bukanlah gembar-gembor soal kehebatan kinerjanya, namun permainan politik yang melibatkannya.

S-300 terdiri dari banyak macam versi, ada versi S-300P yang diletakkan di atas truk mirip peluncur rudal balistik, S-300F untuk kapal, dan terakhir yang berasal dari biro desain Antei, S-300V yang dibopong kendaraan beralaskan track, mirip 9K37 Buk (SA-11 ‘Gadfly’). Yang terakhir ini juga dikenal dengan nama Antei-300. Rudal S-300 Anti-Udara Jarak Menengah
Rudal S 300 buatan Russia,Rudal pertahanan udara yang mematikan[fotho jakarta Greater.com]

….
Biro desain Antei sedang kesulitan dana untuk mengembangkan versi modern S-300V ini menjadi Antei-2500 yang rencananya akan menggantikan S-300V. Sistem rudal yang sering dibandingkan dengan rudal MIM-104 PATRIOT ini bertujuan untuk menghantam target terbang pada jarak jauh hingga dekat dengan tingkat akurat yang sangat tinggi untuk keperluan ABM (Anti Ballistic Missile). Downplay yang didengungkan pemerintahan AS belakangan mengenai efektifitas PATRIOT membuat nama S-300 mencuat.keganasan SAM Russia yang menggunakan pesawat angkatan udaranya untuk point-to-point defense dan serangan massal menitik beratkan kekuatan pertahanan udara bukan dengan supremasi udara seperti yang ditekankan Amerika, melainkan dengan senjata anti serangan udara yang kuat seperti SAM dan artileri anti udara. SAM Russia dibuat seefektif mungkin untuk menangkal dominasi kekuatan udara musuh. Keangkeran SAM Russia berasal dari pengalaman Amerika di Perang Vietnam, dimana baterai S-75 Dvina (SA-2 ‘Guideline’) menjadi penghalang kekuatan udara yang sukses. Kisah lainnya datang dari 2K12 Kub (SA-6 ‘Goa’) yang banyak memakan korban pesawat A-4 dan F-4 AU Israel pada perang Yom-Kippur dan yang paling terkenal adalah kisah “Behind The Enemy Lines”, dimana F-16 Kapten Scott O’Grady dijatuhkan oleh varian modifikasi dari baterai tipe ini. Selain itu beberapa pesawat teramat Rahasia milik Amerika seperti U-2 Dragonlady berhasil dijatuhkan oleh baterai S-75 ini (seperti cerita U-2 Francis Gary Powers di atas Russia dan U-2 yang memata-matai Kuba).

Rudal-rudal anti pesawat buatan Russia yang lain pun secara instan mendapat reputasi “garang” macam ini. Ditambah pula kegagalan macam-macam jenis rudal buatan barat seperti rudal Blowpipe Inggris yang dinilai mengecewakan di perang Falklands 1982 serta kontroversi PATRIOT pada operasi Dessert Storm 1990-1991. Pemerintahan Barat sepertinya rutin melakukan ‘downplay’ terhadap keampuhan senjata-senjatanya, melalui karya-karya ilmiah, seperti yang membahas mengenai rudal Rapier yang juga disinyalir tidak efektif pada perang Falklands, meskipun sempat muncul potongan video yang menunjukkan keampuhan sistem radar Blindfire Rapier ini yang mampu ‘melihat’ pembom siluman B-2 Spirit yang sedang low-pass dalam acara Air Tattoo International di Fairford.Kita tunggu saja perang rudal VS rudal,jika AS dan sekutunya mau cawe-cawe..akan merasakan keganasan Rudal S 300.Rudal Patriot melawan Rudal ecek-ecek SCUB-B milik  Irak saja bisa kecolongan,sehingga puluhan tentara AS mati sia-sia waktu perang teluk th 1991.Pasti terjadi perang Rudal yang sangat dahsyat dan seru jika ZONA larangan terbang di paksakan bagi pesawat AS maupun Suriah,mau tidak mau mereka berdua akan mengeluarkan alat bela dirinya berupa Rudal Darat ke udara{SAM}……[Sumber Wikipedia world,Raytheon,Military zone,dan berbagai sumber]

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pesona Pasar Legi Kotagede: Kerukunan …

Sulfiza Ariska | | 19 December 2014 | 17:43

Jangan Mau Mengajar Mahasiswa …

Giri Lumakto | | 20 December 2014 | 00:33

(Maaf) Ngupil Pun Ada Etikanya …

Find Leilla | | 19 December 2014 | 14:04

Sang Penabuh Kabar …

Muhammad Armand | | 19 December 2014 | 10:18

Kompasiana Drive&Ride: “Tantangan …

Kompasiana | | 16 December 2014 | 17:35


TRENDING ARTICLES

Mau Lihat Orang Jepang Antri Bensin? …

Weedy Koshino | 9 jam lalu

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 10 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 10 jam lalu

Kenapa Steve Jobs Larang Anaknya Bermain …

Wahyu Triasmara | 12 jam lalu

Media Online, “Pelahap Isu Hoax” …

Ajinatha | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: