Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Ken Hirai

Bukan writer, bukan trainer juga bukan public speaker, hanya seorang petualang yang sedang mencari jalan selengkapnya

Kuota Haji Indonesia Dikurangi “Waiting List” Semakin Panjang

HL | 13 June 2013 | 18:45 Dibaca: 1263   Komentar: 71   13

1371123261889758564

Kabah dan jam raksasa/Dok. Ken Hirai

Ketika saya memposting tulisan “Visa Umroh Hanya Berlaku 14 Hari” saya berpikir yang akan dikurangi oleh pemerintah Arab Saudi hanyalah kuota umroh. Seperti yang saya laporkan dalam tulisan “Visa Umroh Hanya Berlaku 14 Hari” perluasan tempat tawaf (mataf) telah mendekati area Ka’bah, sehingga ada bagian-bagian tertentu yang mengalami penyempitan. Selain itu proyek perluasan tempat tawaf juga harus membongkar beberapa bagian dari Masjidil Haram sehingga tempat tawaf dilantai 2 dan 3 juga harus ditutup karena ada beberapa bagian yang tidak terhuhubung dan ditutupi oleh papan triplek. Penutupan tempat tawaf dilantai 2 dan 3 tersebut mengakibatkan tawaf hanya bisa dilakukan di pelataran Ka’bah yang juga sudah mengalami penyempitan.

13711233641174455162

Alat-alat berat proyek perluasan mataf/Dok. Ken Hirai

Membludaknya jumlah jamaah tidak sebanding dengan tempat tawaf yang tersedia. Apalagi, beberapa jamaah yang menggunakan kursi roda yang biasanya melakukan tawaf dilantai 2 dan 3 harus melakukan tawaf bersama dipelataran Ka’bah. Kondisi yang sempit dan padatnya jamaah tentu menyebabkan kegiatan tawaf menjadi tidak nyaman. Selain tidak nyaman, pelaksanaannya pun menjadi sangat berat dan rawan jatuh korban karena terlalu berdesak-desakan..

1371123475601013148

Kepadatan pelataran Kabah/Dok. Ken Hirai

Untuk mencegah terjadinya banyak korban akibat terlalu berdesak-desakan maka pemerintah Arab Saudi pun mengurangi kuota umroh hingga 50%. Awalnya, saya memprediksi proyek perluasan tempat tawaf akan selesai jelang pelaksanaan ibadah haji. Prediksi saya didasarkan pada proyek yang sama tahun lalu, ketika pemerintah Arab Saudi memperluas tempat sa’i. Saat itu perluasan tempat sa’i bisa selesai sebelum musim haji tiba.

1371123692631563802

Bagian masjidil haram yang dibongkar/dok. Ken Hirai

Rupanya untuk perluasan tempat tawaf ini, pemerintah Arab Saudi memperkirakan tidak akan selesai saat pelaksanaan ibadah haji. Karenanya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terlalu berdesak-desakannya jamaah haji, maka pemerintah Arab Saudi menerapkan kebijakan pengurangan kuota haji kepada hampir semua Negara.

1371123847919963592

Kepadatan tempat tawaf/Dok. Ken Hirai

Indonesia sendiri mengalami pengurangan kuota sebesar 40 ribu jamaah atau setara dengan 20% (Suara Merdeka, 12 Juni 2013). Tentu saja pengurangan ini sangat merugikan pemerintah dan calon jamaah haji Indonesia karena mengakibatkan semakin panjangnya antrian untuk melaksanakan ibadah haji. Meskipun kebijakan pengurangan kuota haji ini diberlakukan pada semua Negara, semoga pemerintah Indonesia bisa merespon secara cepat tentang pengurangan kuota haji ini.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

5 Kompasianer Beropini tentang Paspampres …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 15:41

Keuntungan-keuntungan dari Kasus Florence …

Andreas Ab | | 02 September 2014 | 12:43

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | | 02 September 2014 | 11:59

Menyaksikan Sinta Obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | | 02 September 2014 | 12:19

Inilah Pemenang Lomba Kompetisi Blog ACC! …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 12:25


TRENDING ARTICLES

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 4 jam lalu

Ahok, Mr. Governor si “Pembela …

Daniel H.t. | 5 jam lalu

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 6 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 7 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: