Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Edi Abdullah

RIWAYAT PEKERJAAN. 1. DOSEN PADA UNIVERSITAS INDONESIA TIMUR TAHUN 2008-2011. 2.DOSEN PADA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR. selengkapnya

Inilah Pria Tertampan Diarab Saudi, Omar Dideportasi Karena Tampan

OPINI | 27 April 2013 | 10:03 Dibaca: 16681   Komentar: 7   0

sumber foto.www.solopos.com innila gambar pria tampan dideportasi arab saudi

ada ada saja kejadian unik untuk kita saksikan, dan ternyata menjadi tampan itu serta ganteng itu tidak selamanya  memberi keuntungan bagi setiap pria, karena itu bersyukurla bagi anda yg tidak terlalu tampan termasuk penulis sendiri he he he he.buktinya seoarang pria dideportasi dari arab saudi karena persoalan tampan

pria tampan tersebut bernama Omar al Gala yg bekerja sebagai aktor dari dubai ,menurut kabar dari berbagai media omar datang ke riyadh untuk menghadiri Janadriyah Heritage and Culture Festival di Riyadh namun  kunjungannya tersebut riyadh dianggap bermasalah ,karena pada saat menjaga sebua stand dipameran omar didatangi artis cantik riyadh yg bernama al aryam, dan akibat dari pertemuan ini polisi syariah melihat kejadian tersebut, dan omar dianggap melanggar karena tidak diperbolehkan ditempat umum pria dan wanita bertemu.

dan alasan lain pendeportasiannya adalah omar dianggap mengancam hukum syariah dan dikhwatirkan wanita-wanita disana tidak bisa menahan diri ketika meihat ketampanan OMAR Borkan Al Gala

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tanggapan Soal “PR Anak 2 SD yang …

Hendradi Hardhienat... | | 22 September 2014 | 14:36

Analisis Ancaman ISIS di Australia …

Prayitno Ramelan | | 22 September 2014 | 13:47

Software Engineer/Programmer Dibayar Murah? …

Syariatifaris | | 22 September 2014 | 10:16

Revolusi Teknologi Perbankan: Dari ATM ke …

Harris Maulana | | 22 September 2014 | 11:19

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | | 20 September 2014 | 18:06


TRENDING ARTICLES

Kasus PR Habibi, ketika Guru Salah Konsep …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Abraham Lunggana, Ahok, Messi, dan Pepe …

Susy Haryawan | 9 jam lalu

Tentang 6 x 4 …

Septin Puji Astuti | 10 jam lalu

Jokowi dan Kutukan Politik …

Angin Dirantai | 11 jam lalu

PPP dan Kudeta Marwah …

Malaka Ramadhan | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Gimana Terhindar dari Jebakan Oknum Trading …

Adhie Koencoro | 8 jam lalu

Dari Priyo Sampai Ahok, Akhirnya Demokrat …

Auda Zaschkya | 8 jam lalu

Daya Tarik Kota Emas Prag, Ditinggalkan …

Cahayahati (acjp) | 8 jam lalu

Cycling, Longevity and Health …

Putri Indah | 9 jam lalu

Menemukan Pembelajaran dari kasus Habibi dan …

Maria Margaretha | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: