Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Iskandar Zulkarnain

coba berbagi pada sesama, pemilik blog http://iskandarzulkarnain.com/

Bandara Jeddah

REP | 25 April 2013 | 02:47 Dibaca: 1102   Komentar: 20   5

1366832397395046234

Pesawat dari Maskapai Emirat yang membawa Jamaah dari Jakarta - Jeddah dengan transit di Dubai (dok. Pribadi)

Mengikuti Tradisi sebagai Pelabuhan Akhir dari perjalanan laut bagi mereka yang akan menunaikan ibadah Haji, maka bandara Jedaah juga merupakan perjalanan Akhir dari penerbangan bagi mereka yang menunaikan Ibadah Haji dan Umrah. Untuk selanjutnya perjalan ke Madinah atau Makkah dilakukan dengan perjalan darat, apakah itu menggunakan Bus atau kendaraan pribadi.

Bandara yang terletak 19 km utara kota Jeddah ini, mulai digunakan pada bulan April 1981, dengan nama resminya sebagai Bandara king Abdul Aziz, sebagai Bandara ketiga terbesar di Arab Saudi denga luas area 15 km persegi.

13668325801760340957

suasana di Bandara king Abdul Aziz Jeddah (dok. Pribadi)

Namun, dibandingkan dengan Bandara Soekarno Hatta, Bandara king Abdul Aziz, jauh tertinggal, baik dari segi fisik dan tekhnologi, gambarannya dapat disamakan dengan Bandara Kemayoran tempo dulu dengan beberapa kelebihan di sana-sini. Seperti shuttle bus yang modern dan mampu menampung dengan jumlah besar, penerangan yang lebih dari cukup dan luas ruang tunggu yang sangat memadai.

Bandara king Abdul Aziz, bagi Jamaah haji dan Umrah terkenal sebagai bandara yang tidak ramah, betapa tidak, pemeriksaan passport dan bagasi memakan waktu yang sangat lama, hal ini saya alami juga ketika mengunjungi Bandara ini pada pertengahan April 2013 lalu, jam 4 pagi kita sudah mengantri untuk pemeriksaan passport dan selesai ketika jam menunjukkan jam 6.30 dan bagasi selesai satu jam kemudian. System yang digunakan masih sangat tradisional ditambah dengan ketatnya pemeriksaan, sehingga penerbangan yang sangat melelahkan antara Jakarta-Dubai-Jeddah, disempurnakan di Bandara king Abdul Aziz. Meskipun, adagiumnya, perjalanan Ibadah mesti dibutuhkan kesabaran yang berlebih, tetapi kondisi ini dapat diminimalisir, jika saja, pihak Bandara mau melakukan beberapa perbaikan dalam segi pelayanannya.

13668327051604798707

Pemeriksaan Pasport dan bagasi yang sangat melelahkan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah (dok. Pribadi)

Bandara yang dirancang oleh Fazlur Rahman Khan ini, memiliki dua terinal, terminal Utara di bandara Jeddah digunakan oleh semua maskapai penerbangan asing dan terminal Selatan digunakan Saudi Arabian Airlines dan beberapa pesawat dari keluarga kerajaan Saudi Arabia. Selebihnya tidak banyak yang dapat diceritakan dari Bandara king Abdul Aziz, kecuali ada berita akan segera dibangunnya bandara ini, sehingga dengan demikian, kelak akan menjadi Bandara yang modern sekelas dengan Bandara Dubai, serta hijaunya terminal Bus dengan tumbuhan hijau, sehingga bagi mereka yang baru menjejakkan kakinya di terminal Bus Bandara Jeddah, mereka seakan tiadak sadar bahwa kini sedang berada di daera gurun yang tandus…… Wallahu A’lam

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 6 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 6 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 7 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 13 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 17 jam lalu


HIGHLIGHT

Air …

Hotman J Lumban Gao... | 7 jam lalu

Penguasaan Sumber Daya Strategis …

Kang Warsa | 7 jam lalu

Ironi Setalah Dialog Kerukunan dan …

Sapardiyono | 7 jam lalu

Kepercayaan untuk Pemimpin Baru …

Kasmui | 8 jam lalu

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: