Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Syasya

Seorang Istri dan ibu dengan 2 putri. Mencoba menuliskan pengalaman hidup tentang indahnya Indonesia, serta selengkapnya

Gempa Bumi Hebat di Sichuan, China

REP | 20 April 2013 | 18:01 Dibaca: 1341   Komentar: 18   4

1366455444202850680

seorang ibu mendekap anaknya, sumber ft news.cn

Sebenarnya tadi siang saya lihat tayangan di TV China yang menayangkan berita tentang gempa yang terjadi di Sichuan. Gempa dengan kekuatan 6.6  sekala Rickter  pusat gempa terletak di distrik Lushan provinsi Sichuan dan pada kedalaman 13km terjadi sekitar jam 8 pagi.  Menurut berita yang saya lihat orang-orang di ibukota Chengdu juga merasa gempa tersebut.

13664555162080103223

korban terluka, sumber gbr. news.cn

Belum  diketahui pasti jumlah korban yang terkena  gempa tapi melihat banyaknya banguan yang runtuh mungkin ratusan orang terluka dan tewas. Sebenarnya 5 tahun yang lalu tepatnya tahun 2008 daerah  Sichuan juga pernah dilanda gempa bumi bahkan tercatat dalam sejarah Cina bahwa itu adalah gempa yang paling buruk terjadi karena memakan korban hingga  87.000 orang tewas atau hilang.

13664555711036881121

dilihat dari atas bangunan yg runtuh, sumber gmb. news.cn

Hiksssss sedih bercampur prihatin tak kala melihat korban yang berjatuhan dan terluka, tak cukup untuk saya melinangkan air mata. Sedih rasanya melihat orang-orang merasakan penderitaan yang begitu menyedihkan pastinya banyak anak yang kehilangan orang tuanya dan banyak orang tua yang juga kehilangan anaknya. Sungguh pemandangan yang bikin hati teriris saat melihatnya apalagi saat melihat seorang ibu yang memeluk anaknya hiksss pastinya iya ingin melindungi putranya.

Apa sebenernya rencana Allah atas semua bencana yang terjadi di dunia ini? belum habis tentang berita bom di boston dan ledakan di Texas sudah datang lagi berita tenatng gempa di China. Semoga dunia tercinta kita ini akan damai dan tentram  selalu …… amin

Salam Sya, Shandong (RRC) 2013.04.20

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Tertib Anak-anak Jepang di Taman …

Weedy Koshino | | 01 September 2014 | 14:02

Karet Loom Bands Picu Kanker …

Isti | | 01 September 2014 | 20:48

Manajemen Pergerakan dan Arah Perjuangan …

Jamesallan Rarung | | 01 September 2014 | 22:12

Florence …

Rahab Ganendra | | 01 September 2014 | 19:09

9 Kompasianer Bicara Pramuka …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 13:48


TRENDING ARTICLES

Ratu Atut [Hanya] Divonis 4 Tahun Penjara! …

Mike Reyssent | 7 jam lalu

Pak Jokowi, Saya Jenuh Bernegara …

Felix | 13 jam lalu

Dilarang Parkir Kecuali Petugas …

Teberatu | 14 jam lalu

Ini Kata Rieke Dyah Pitaloka …

Uci Junaedi | 14 jam lalu

Ini Pilihan Jokowi tentang Harga BBM …

Be. Setiawan | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 8 jam lalu

Pemuda Solusi Terbaik Bangsa …

Novri Naldi | 8 jam lalu

Rasa Yang Dipergilirkan …

Den Bhaghoese | 8 jam lalu

Kisah Rhoma Irama “Penjaga …

Asep Rizal | 9 jam lalu

Marah, Makian, Latah. Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: