Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Marlistya Citraningrum

Biasa disapa Citra. Meninggalkan rumah sejak umur 14 dan terus bertualang. Kini menetap di Jakarta selengkapnya

Gempa 6,1 ML di Taiwan Hari Ini

HL | 28 March 2013 | 02:21 Dibaca: 757   Komentar: 0   3

Seharian sudah banyak yang bertanya pada saya apakah saya baik-baik saja. Jam 10.03 waktu Taiwan (GMT+8) gempa berkekuatan 6,1 ML mengguncang Taiwan (baca beritanya di Kompas).

Saya baik-baik saja.

Saat gempa terjadi, saya sedang berada di kota Hsinchu, satu setengah jam perjalanan dari Taipei, di lantai empat sebuah gedung. Awalnya hanya guncangan kecil yang terasa, dan saya pikir hanyalah karena semalam tidak tidur cukup maka saya berhalusinasi. Lama kelamaan guncangan ini semakin keras dan beberapa instrumen di sekitar saya mulai menimbulkan suara. Baru saat itu saya sadar dan keluar ruangan, bertemu dengan beberapa orang lain yang juga merasakan gempa yang cukup besar ini.

Tidak berapa lama status banyak teman berhubungan dengan gempa. Dengan skala 6,1 ML, gempa yang berpusat di Nantou (Taiwan bagian tengah) ini dirasakan hampir seluruh negeri, termasuk di Taipei. Lokasi gempa ini di darat, dan jaraknya sekitar 120 km dari tempat saya berada, sehingga guncangannya terasa signifikan. Taipei jaraknya 200 km dari pusat gempa, juga merasakan guncangan yang hampir sama kekuatannya. Guncangan terbesar tentu saja dirasakan penduduk di daerah Nantou, lalu disusul Taichung (Taiwan bagian tengah barat).

13643862211399511757(panah hitam: pusat gempa, panah ungu: di mana saya berada, panah hijau: Taipei)

Berita lokal di televisi kemudian didominasi dengan gempa ini, dan dilaporkan seorang nenek meninggal karena tertimpa reruntuhan tembok, sementara belasan lainnya luka-luka. Jalur kereta Taiwah High Speed Rail (THSR) juga diperiksa seksama karena ada kemungkinan tanah longsor, yang mengakibatkan jadwal THSR tertunda selama sekitar 1 jam. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), pabrik penghasil chip terbesar di dunia, yang memiliki 2 pabrik, satu di Hsinchu (tidak jauh dari tempat saya berada) dan satu di Taichung, juga mengevakuasi karyawannya sesaat karena gempa ini memicu alarm gawat darurat mereka.

Semuanya kembali normal beberapa menit setelah gempa, dengan gempa susulan berskala 4 ML satu jam sesudahnya. Taiwan memang sering diguncang gempa, dan Nantou adalah daerah lempeng aktif. Di tahun 1999, gempa berkekuatan 7,3 ML yang berpusat di Nantou tercatat memakan korban lebih dari 2,400 korban meninggal dan belasan ribu luka-luka. Gempa ini terjadi jam 01.47 pagi saat sebagian besar penduduk Taiwan tidur. Gempa yang dikenal dengan nama Gempa 921 (terjadi tanggal 21 September) atau Gempa Chichi (nama pusat gempa) ini juga disebut sebagai faktor yang menyebabkan partai berkuasa saat itu, Kuomintang, kehilangan kepercayaan warga karena respon gempa yang dinilai kurang.

Sekarang saya sudah kembali ke Taipei dan baik-baik saja. Terima kasih atas perhatiannya :)

XOXO,

-Citra

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

“Java Jazz On The Move” di Kota Batu …

Wahyu Jatmiko | | 04 March 2015 | 23:39

Masjid Vs Televisi; Kisah Kerisauan Moral …

Subronto Aji | | 05 March 2015 | 00:05

Kompasiana Drive&Ride: ”Be Youthful, …

Kompasiana | | 26 February 2015 | 22:29

Ruki : “Menjadi Ketua KPK Itu …

Abanggeutanyo | | 05 March 2015 | 01:25

Move On Agriculture di Purworejo …

Saryanto Bpi | | 04 March 2015 | 21:26


TRENDING ARTICLES

Horree! Indonesia Punya Polisi Terjujur …

Anton Kapitan | 3 jam lalu

Ekuivokasi di Sekitar Kisruh Ahok-DPRD …

Nararya | 7 jam lalu

Ahok Vs. M. Taufik dan Kutukan Kulminasi …

Ninoy N Karundeng | 8 jam lalu

Mencermati Isu “Dana Siluman” dalam …

Amarta Jaya | 11 jam lalu

Ruki, Ketua KPK yang Penuh Kontradiktif …

Daniel H.t. | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: