Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Gempa 6,1 ML di Taiwan Hari Ini

HL | 28 March 2013 | 02:21 Dibaca: 713   Komentar: 0   3

Seharian sudah banyak yang bertanya pada saya apakah saya baik-baik saja. Jam 10.03 waktu Taiwan (GMT+8) gempa berkekuatan 6,1 ML mengguncang Taiwan (baca beritanya di Kompas).

Saya baik-baik saja.

Saat gempa terjadi, saya sedang berada di kota Hsinchu, satu setengah jam perjalanan dari Taipei, di lantai empat sebuah gedung. Awalnya hanya guncangan kecil yang terasa, dan saya pikir hanyalah karena semalam tidak tidur cukup maka saya berhalusinasi. Lama kelamaan guncangan ini semakin keras dan beberapa instrumen di sekitar saya mulai menimbulkan suara. Baru saat itu saya sadar dan keluar ruangan, bertemu dengan beberapa orang lain yang juga merasakan gempa yang cukup besar ini.

Tidak berapa lama status banyak teman berhubungan dengan gempa. Dengan skala 6,1 ML, gempa yang berpusat di Nantou (Taiwan bagian tengah) ini dirasakan hampir seluruh negeri, termasuk di Taipei. Lokasi gempa ini di darat, dan jaraknya sekitar 120 km dari tempat saya berada, sehingga guncangannya terasa signifikan. Taipei jaraknya 200 km dari pusat gempa, juga merasakan guncangan yang hampir sama kekuatannya. Guncangan terbesar tentu saja dirasakan penduduk di daerah Nantou, lalu disusul Taichung (Taiwan bagian tengah barat).

13643862211399511757(panah hitam: pusat gempa, panah ungu: di mana saya berada, panah hijau: Taipei)

Berita lokal di televisi kemudian didominasi dengan gempa ini, dan dilaporkan seorang nenek meninggal karena tertimpa reruntuhan tembok, sementara belasan lainnya luka-luka. Jalur kereta Taiwah High Speed Rail (THSR) juga diperiksa seksama karena ada kemungkinan tanah longsor, yang mengakibatkan jadwal THSR tertunda selama sekitar 1 jam. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), pabrik penghasil chip terbesar di dunia, yang memiliki 2 pabrik, satu di Hsinchu (tidak jauh dari tempat saya berada) dan satu di Taichung, juga mengevakuasi karyawannya sesaat karena gempa ini memicu alarm gawat darurat mereka.

Semuanya kembali normal beberapa menit setelah gempa, dengan gempa susulan berskala 4 ML satu jam sesudahnya. Taiwan memang sering diguncang gempa, dan Nantou adalah daerah lempeng aktif. Di tahun 1999, gempa berkekuatan 7,3 ML yang berpusat di Nantou tercatat memakan korban lebih dari 2,400 korban meninggal dan belasan ribu luka-luka. Gempa ini terjadi jam 01.47 pagi saat sebagian besar penduduk Taiwan tidur. Gempa yang dikenal dengan nama Gempa 921 (terjadi tanggal 21 September) atau Gempa Chichi (nama pusat gempa) ini juga disebut sebagai faktor yang menyebabkan partai berkuasa saat itu, Kuomintang, kehilangan kepercayaan warga karena respon gempa yang dinilai kurang.

Sekarang saya sudah kembali ke Taipei dan baik-baik saja. Terima kasih atas perhatiannya :)

XOXO,

-Citra

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Satpol PP DKI Menggusur Lapak PKL Saat …

Maria Margaretha | | 31 July 2014 | 17:04

Menghakimi Media …

Fandi Sido | | 31 July 2014 | 11:41

Ke Candi; Ngapain Aja? …

Ikrom Zain | | 31 July 2014 | 16:00

Punya Pengalaman Kredit Mobil? Bagikan di …

Kompasiana | | 12 June 2014 | 14:56

Teman Saya Pernah Dideportasi di Bandara …

Enny Soepardjono | | 31 July 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Jangan Tulis Dulu Soal Wikileaks dan …

Bang Pilot | 11 jam lalu

Tipe Karyawan yang Perlu Diwaspadai di …

Henri Gontar | 15 jam lalu

Evaluasi LP Nusa Kambangan dan …

Sutomo Paguci | 16 jam lalu

Revolusi Mental Pegawai Sipil Pemerintah …

Herry B Sancoko | 19 jam lalu

Misteri Matinya Ketua DPRD Karawang …

Heddy Yusuf | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: