Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Usi Saba Kota

Juara 1 olimpiade Kimia & Matematika sekandang ayam.

Lowongan Jadi Imam Masjid

REP | 13 March 2013 | 11:52 Dibaca: 814   Komentar: 0   0

Seumur-umur saya hidup di Indonesia, saya belum pernah membaca lowongan pekerjaan untuk imam masjid. Imam masjid di Indonesia yang saya tahu itu seperti menjelma sendiri berdasar seleksi alam termasuk peranan masyarakat di sekitarnya yang menganggap kalau dia itu mampu dan berilmu cukup akan hukum Islam. Tak digaji atau diberi fasilitas khusus untuk melancarkan pekerjaannya. Imam masjid contohnya di kampung saya adalah pekerjaan sampingan yang tidak bisa diandalkan untuk menghidupi kehidupan sehari-hari.

Tentu berbeda keadaan imam masjid ini dengan Pak Kyai yang memiliki pesantren yang entah mengapa kebanyakan saya lihat kerjanya cuma mengajar anak-anak di pesantrennya tapi rezekinya melimpah dengan rumah yang lumayan bagus padahal dia tidak bekerja selain mengajar anak-anak di pesantren itu. Yang saya tahu kelangsungan pesantrennya kebanyakan ditunjang dari para donatur.

Ketidakpernahan saya melihat iklan lowongan kerja sebagai imam masjid di Indonesia ini tentu saja menjadikan saya heran ketika membaca hal itu di sebuah koran terbitan komunitas Muslim disini.  Syarat-syaratnya diantaranya si calon imam ini harus mempunya degree di bidang ilmu hukum Islam. Pekerjaannya selain mengimami masjid tapi juga mampu mengelola kegiatan-kegiatan kerohanian di masjid itu seperti kegiatan saat Ramadhan, Idul Fitri, dsbnya.

Gajinya? Di iklan yang saya baca tidak disebutkan gajinya walaupun katanya menurut artikel di beberapa situs online mengatakan kalau imam masjid di Amerika pendapatannya kisaran 30rb dolar per tahun.  Walaupun jumlah uangnya tidak disebutkan tapi disebutkan kalau mereka akan memberikan fasilitas tempat tinggal dan transportasi. Lumayan ya kalau di Indonesia begitu.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Miss Sarah Ballard, Guru Inggris Madrasah …

Eddy Roesdiono | | 18 September 2014 | 12:24

Kritik kepada Mahfud MD …

Hendra Budiman | | 18 September 2014 | 13:21

Memperluas Keterbacaan Kompasiana Melalui …

Pepih Nugraha | | 18 September 2014 | 15:37

Tidak Ada Porter di Australia …

Roselina Tjiptadina... | | 18 September 2014 | 10:45

Nangkring Bareng Paula Meliana: Beauty Class …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 10:14


TRENDING ARTICLES

TKI “Pejantan” itu Jadi Korban Nafsu …

Adjat R. Sudradjat | 7 jam lalu

Penumpang Mengusir Petinggi PPP Dari Pesawat …

Jonatan Sara | 8 jam lalu

Modus Baru Curanmor. Waspadalah! …

Andi Firmansyah | 9 jam lalu

Bogor dan Bandung Bermasalah, Jakarta …

Felix | 9 jam lalu

Kejahatan di Jalan Raya, Picu Trauma …

Muhammad | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Bawang putih, Penangkal Setan dan Halusinasi …

Mawalu | 7 jam lalu

Mengkritisi Struktur Kabinet Jokowi-JK …

Rusdianto Sudirman | 7 jam lalu

Bahagiaku …

Zahrah Al Syitaa | 8 jam lalu

Mendukung Pilkada Langsung untuk Pembangunan …

Muhammad Rezanda Al... | 8 jam lalu

Amnesti Bersyarat, Pemerintah Akan Lebih …

Kwee Minglie | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: