Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Imam Khairul Annas

Hobi: membaca dan menulis, saat ini berdomisili di Madinah, Arab Saudi

Umrah Backpacker, Tidak Sampai 200 Ribu Rupiah

OPINI | 22 February 2013 | 03:30 Dibaca: 2704   Komentar: 19   3

Bila ingin menunaikan ibadah umrah, seseorang harus mengeluarkan uang rata-rata 17 juta rupiah bahkan ada yang sampai 20 juta rupiah (meskipun terkadang ada yang lebih murah). Uang belasan juta tersebut sudah termasuk tiket pesawat Jakarta - Jeddah/Madinah pulang pergi, akomodasi di Makkah & Madinah maupun konsumsi.

Alhamdulillah, bagi para mahasiswa di Universitas Islam Madinah tidak perlu mengeluarkan biaya sebesar itu. Bila menggunakan surat keterangan mahasiswa untuk mendapatkan diskon (تخفيض) yang bisa diminta di Bagian Kemahasiswaan (عمادة الشؤون الطلاب), Para mahasiswa hanya mengeluarkan uang sebesar 54 SAR/Saudi Arabian Riyal (seharga 135 ribu rupiah, jika kurs 1 SAR: Rp 2.500) untuk membeli tiket bus SAPTCO Madinah-Makkah pulang pergi.

Diskon yang didapatkan sebesar 50%, harga umum tiket bus SAPTCO Madinah-Makkah sebesar 54 SAR sekali jalan, apabila pulang pergi sebesar 108 SAR. SAPTCO (Saudi Arabian Public Transportation Cooperation) merupakan perusahaan negara Arab Saudi dibidang transportasi darat / bus (bisa dibilang DAMRI-nya Arab Saudi. SAPTCO menyediakan berbagai rute perjalanan yang menghubungkan berbagai kota di Arab Saudi.

Mengapa saya bilang backpacker-an? Karena mahasiswa biasanya hanya membawa tas ransel saja, yang isinya baju ganti. Perjalanan Madinah-Makkah menghabiskan waktu sekitar 5 jam, sesampai di Makkah, biasanya langsung menuju Masjidil Haram untuk menunaikan prosesi ibadah umrah. Ibadah umrah mulai dari thawwaf, sa’i dan tahallul selesai dalam waktu 2 jam.

Selesai menjalankan ibadah umrah, ada mahasiswa yang langsung pulang ke Madinah, ada yang menunggu di halaman Masjidil Haram sampai waktu salat selanjutnya.

Mungkin ini rincian uang yang saya habiskan dalam sekali perjalanan umrah:

Transportasi: 54 SAR
Penitipan Tas: 10 SAR
Makanan: 10 SAR
Jumlah keseluruhan: 64 SAR / Rp 160.000 (jika kurs 1 SAR: Rp 2.500)
Nggak sampai 200 ribu rupiah kan, hehehe :)

Selamat Malam…
Salam Kompasiana…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Nasib Buruh Migran di Pintu Akhir …

Eddy Mesakh | | 19 December 2014 | 12:57

Dengan Google Street Kita Bisa …

Daniel H.t. | | 19 December 2014 | 09:34

Tim “Hantu” Menpora Berpotensi …

Erwin Alwazir | | 19 December 2014 | 12:47

Tiga Seniman “Menguak Takdir” …

Ajinatha | | 19 December 2014 | 09:08

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Menteri Rini “Sasaran Tembak” …

Gunawan | 7 jam lalu

Inilah Drone Pesawat Nirawak yang Bikin …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Seorang Manager Menjadi Korban Penipu …

Fey Down | 14 jam lalu

Meramu Isu “Menteri Rini Melarang …

Irawan | 15 jam lalu

Luar Biasa, Kasus Lapindo Selesai di Tangan …

Hanny Setiawan | 15 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: