Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Mochacinno Latte

day dreamer, art holic, coffee holic, painter, technocrat wanna be, author for his own satisfaction, selengkapnya

Meteorit jatuh di Ural, Rusia: ledakan Fireball membuat kekacauan, lebih dari 500 terluka (FOTO, VIDEO)

REP | 15 February 2013 | 19:48 Dibaca: 242   Komentar: 0   0

1360932083161177191

Sebuah meteor melesat di langit di timur Rusia Jumat (Februari 15), melepaskan ledakan kuat yang menghancurkan jendela, bangunan yang rusak dan mungkin telah menyebabkan cedera. Kementerian Darurat Bencana, melaporkan bahwa 20.000 pekerja penyelamatan telah beroperasi di wilayah tersebut. Tiga pesawat dikerahkan untuk survei dan menemukan lokasi lain yang kemungkinan terkana dampaknya.

akibat dari ledakan dan jatuhnya meteor ini, jendela pecah ditemukan di setidaknya 10 sekolah dan tiga fasilitas kesehatan di wilayah Chelyabinsk. Gelombang kejut sangat besar dari ledakan meteor tersebut.

136093211049871502913609321391216158137

Relawan dari Unit tentara menemukan tiga situs meteorit terkena dampak puing-puing meteor, dua di antaranya berada di daerah dekat Danau  Chebarkul, barat Chelyabinsk. Situs ketiga ditemukan sekitar 80 kilometer lebih ke barat laut, dekat kota Zlatoust. Salah satu fragmen yang melanda dekat Chebarkul meninggalkan sebuah kawah dengan diameter enam meter.

Service members dari brigade tank yang menemukan kawah, telah menegaskan bahwa tingkat radiasi daerah ledakan dalam keadaan normal.

Rusia badan antariksa Roskosmos telah mengkonfirmasi obyek yang jatuh di wilayah Chelyabinsk adalah meteorit yang bergerak pada lintasan rendah dengan kecepatan sekitar 30 km / s. Menurut perkiraan oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, benda antariksa beratnya sekitar 10 ton sebelum memasuki atmosfer bumi.

Pada pukul 15:00 waktu Moskow, 725 orang masih menunggu pengobatan medis di Chelyabinsk, 112 di antaranya telah dirawat di rumah sakit. 84 korban diantaranya adalah anak-anak.

Setidaknya salah satu bagian dari objek jatuh menyebabkan kerusakan di tanah di Chelyabinsk. Menurut laporan awal, itu menabrak dinding dekat sebuah pabrik seng, layanan internet dalam kota terganggu dan juga  layanan telephon .


Pada tahun 1908, bola api meledak di atas Sungai Tunguska di Siberia, Rusia, meratakan ratusan mil persegi. bola api terciptakan oleh ledakan sebuah objek yang berukuran sekitar 150 kaki (45 meter).

Sebuah benda berukuran sama, asteroid 2.012 DA14, akan terbang sangat dekat dengan Bumi pada hari Jumat, tetapi tidak akan menabrak bumi. Asteroid akan mendekati jarak 17.200 mil (27.000 kilometer) dari Bumi-sekitar 5.000 mil (8.046 km) lebih dekat dari pada satelit geosynchronous.

Menurut Russia Today, telah ada beberapa spekulasi bahwa ledakan meteor terkait dengan flyby mendatang asteroid 2.012 DA14.

Namun, NASA astronom Don Yeomans, yang memimpin Near-Earth Object badan antariksa Kantor Program, telah berulang kali mengatakan bahwa asteroid 2.012 DA14 tidak menimbulkan ancaman bagi bumi.

Asteroid 2.012 DA14 ditemukan pada bulan Februari 2012 dan sedang dilacak oleh NASA dan astronom di seluruh dunia. Asteroid berukuran sekitar setengah ukuran lapangan sepak bola, tetapi tidak akan terlihat dengan mata telanjang. Dengan menggunakan bantuan sebuah teleskop kecil atau teropong, pada saat langit gelap adalah waktu yang baik untuk melihat asteroid yang bergerak cepat.

1360932232236385585Vedio diantaranya

http://youtu.be/b7mLUIDGqmw?t=1s

http://youtu.be/90Omh7_I8vI


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 3 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 8 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 13 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 13 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Catatan Terbuka Buat Mendiknas Baru …

Irwan Thahir Mangga... | 7 jam lalu

Diary vs Dinding Maya - Serupa tapi Tak Sama …

Dita Widodo | 7 jam lalu

Nama Kementrian Kabinet Jokowi yang Rancu …

Francius Matu | 8 jam lalu

Menggapai Semua Mimpi …

Akhmad Husaini | 8 jam lalu

Wife Destroyed …

Harry Nuriman | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: