Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Pemandangan Unik di Langit Riyadh

REP | 10 February 2013 | 21:51 Dibaca: 1758   Komentar: 0   11

1360507067157190004

Awan putih berbentuk sayap burung raksasa yang tengah mengembang tepat diatas sisa asap pembakaran jet tempur angkatan udara Arab Saudi. foto koleksi pribadi

Siang kemarin, tanpa sengaja saya melihat pemandangan unik di langit Riyadh. Hari yang cerah menjadi tambah indah saat beberapa kelompok awan membentuk lukisan alam di atas langit. Saya tidak bisa membayangkan jika saja penampakan awan nan indah ini terjadi di daerah saya, dimana masih  banyak masyarakatnya mempercayai sebuah mitos  lalu menghubung-hubungkan kejadian alam dengan sesuatu, entah suatu pertanda baik maupun pertanda buruk.

1360507134268101771

Sepuluh menit berlalu, tapi awan tersebut masih membentuk sayap burung raksasa. Foto koleksi pribadi

Seringkali langit Riyadh menyajikan pemandangan menakjubkan, memamerkan keindahan-keindahan alami yang terbentuk dari gumpalan awan yang menyebar. Persis seperti sebuah kanvas maha luas yang di toreh dengan kuas oleh tangan seniman yang tak terlihat. Saya yang hanya membekal hand phone dengan fitur kamera yang hanya 5 mega pixel saja tak mau kehilangan momen indah tersebut, langsung saya capture untuk mengabadikannya.

13604830102136157051

Setengah jam kemudian awan tersebut memudar. foto koleksi pribadi

Saat itu ada beberapa jet tempur Saudi air force yang keliling di atas langit Riyadh, ekor pesawat mengeluarkan asap menggurat panjang seperti membelah langit menjadi dua bagian. Saat jet tempur hilang dikejauhan, selang dua menit kemudian terbentuklah sebuah awan yang menyebar persis seperti burung raksasa yang tengah mengembangkan sayapnya, sungguh indah.

Sebuah pemandangan indah yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Setengah jam kemudian, lukisan langit itupun memudar bersamaan dengan menggemanya adzan dzuhur di kejauhan. Tuhan maha besar…

Salam Kereria…

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 7 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 7 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 14 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

“Happy” Andien Fashionable di La Fayette …

Irvan Sjafari | 10 jam lalu

Perpustakaan adalah Surga …

A Fahrizal Aziz | 10 jam lalu

Tinjauan dari Sisi Lain: Keluarga Pejabat …

Rumahkayu | 10 jam lalu

Memandangmu, Tanpa Kata …

Ryan. S.. | 10 jam lalu

Pilkada Tak Langsung Lebih Baik Daripada …

Anna Muawannah | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: