Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Pemandangan Unik di Langit Riyadh

REP | 10 February 2013 | 21:51 Dibaca: 1772   Komentar: 0   11

1360507067157190004

Awan putih berbentuk sayap burung raksasa yang tengah mengembang tepat diatas sisa asap pembakaran jet tempur angkatan udara Arab Saudi. foto koleksi pribadi

Siang kemarin, tanpa sengaja saya melihat pemandangan unik di langit Riyadh. Hari yang cerah menjadi tambah indah saat beberapa kelompok awan membentuk lukisan alam di atas langit. Saya tidak bisa membayangkan jika saja penampakan awan nan indah ini terjadi di daerah saya, dimana masih  banyak masyarakatnya mempercayai sebuah mitos  lalu menghubung-hubungkan kejadian alam dengan sesuatu, entah suatu pertanda baik maupun pertanda buruk.

1360507134268101771

Sepuluh menit berlalu, tapi awan tersebut masih membentuk sayap burung raksasa. Foto koleksi pribadi

Seringkali langit Riyadh menyajikan pemandangan menakjubkan, memamerkan keindahan-keindahan alami yang terbentuk dari gumpalan awan yang menyebar. Persis seperti sebuah kanvas maha luas yang di toreh dengan kuas oleh tangan seniman yang tak terlihat. Saya yang hanya membekal hand phone dengan fitur kamera yang hanya 5 mega pixel saja tak mau kehilangan momen indah tersebut, langsung saya capture untuk mengabadikannya.

13604830102136157051

Setengah jam kemudian awan tersebut memudar. foto koleksi pribadi

Saat itu ada beberapa jet tempur Saudi air force yang keliling di atas langit Riyadh, ekor pesawat mengeluarkan asap menggurat panjang seperti membelah langit menjadi dua bagian. Saat jet tempur hilang dikejauhan, selang dua menit kemudian terbentuklah sebuah awan yang menyebar persis seperti burung raksasa yang tengah mengembangkan sayapnya, sungguh indah.

Sebuah pemandangan indah yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Setengah jam kemudian, lukisan langit itupun memudar bersamaan dengan menggemanya adzan dzuhur di kejauhan. Tuhan maha besar…

Salam Kereria…

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kiprah Ibu-ibu Masyarakat Biasa di Tangerang …

Ngesti Setyo Moerni | | 27 November 2014 | 07:38

Jakarta Street Food Festival: Ketika Kuliner …

Sutiono | | 27 November 2014 | 11:06

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07

Peningkatan Ketahanan Air Minum di DKI …

Humas Pam Jaya | | 27 November 2014 | 10:30

Tulis Aspirasi dan Inspirasi Aktif Bergerak …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Petisi Pembubaran DPR Ditandatangani 6646 …

Daniel Ferdinand | 6 jam lalu

Senyum dan Air Mata Airin Wajah Masa Depan …

Sang Pujangga | 7 jam lalu

Timnas Lagi-lagi Terkapar, Siapa yang Jadi …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

Presiden Kita Bonek dan Backpacker …

Alan Budiman | 8 jam lalu

Prabowo Seharusnya Menegur Kader Gerindra …

Palti Hutabarat | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Lawan Laos: Antara Kebanggaan dan Harga …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

[Cerbung] Green Corvus #11 …

Dyah Rina | 8 jam lalu

Menghadiri Japan Halal Expo 2014 di Makuhari …

Weedy Koshino | 8 jam lalu

Pengabaian Arbitrase di Kasus TPI dan …

Dewi Mayaratih | 8 jam lalu

Bu Susi, Bagaimana dengan Kualitas Ikan di …

Ilyani Sudardjat | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: