Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

[foto-foto] Melihat Proyek Mataf di Masjidil Haram

REP | 01 February 2013 | 13:31 Dibaca: 5494   Komentar: 0   5

13596993401241844878

masih taraf bongkar-bongkar/ahmad saukani

Minggu kemarin saya bertemu Ustadz dari Jakarta yang datang Umrah. “sedih juga lihat Masjidil Haram dibongkar begitu” Itu komentar beliau melihat kegiatan proyek perluasan Mataf (tempat tawaf). “Tapi itu khan untuk kenyamanan jamaah dimasa-masa mendatang Ustadz” kata saya.

Sampai saat ini pengerjaan perlusan Mataf yang direncanakan bertingkat masih dalam taraf pembongkaran bangunan lama (beranda yang dibangun pada masa pemerintahan Turky Utsmani).

Pagi kemarin (Kamis,31/01/2013) saya ke Masjidil Haram. Setelah sholat Subuh dan Tawaf, Ada keinginan saya melihat dari dekat kegiatan proyek Mataf tersebut. Tapi semua akses ka areal proyek ditutup dan dijaga polisi, selain pekerja dilarang orang mendekat. Oh ya, sebagian pagar seng penutup areal proyek kini sudah ditempeli gambar serambi yang dibongkar itu.

13596994331990814225

pagar seng ditempel gambar serambi yang dibongkar

Penasaran saya putuskan ke lantai paling atas (lt 3) agar leluasa melihat kegiatan proyek tersebut. Pintu ke lantai paling ataspun ternyata banyak yang ditutup. Setelah berputar-putar, tanya sana-sini ada satu yang dibuka dekat pintu Raja Abdul Aziz yang biasa disebut Bab Malik.

Suasana diatas tampak lengang tapi saya tidak sendiri, ternyata sudah ada penonton disana..heheh… Saya lihat sekitar 15 alat berat beroperasi. Dari lantai atas memang leluasa buat ambil gambar.

Ini beberapa gambar yang saya ambil, situasi terkini kegiatan proyek Mataf di Masjidil Haram. Semoga bermanfaat.

13596995951962604354.

1359699782831885778.

13596998181732060630.

135973189874924820

1359699861884625726.

13596999361848532925.

13596999851465523232.

13597000321644068219

jepretan mas rudy

.

1359700082688099944

suasana lantai atas

.

kacauali foto no 10 jepretan mas rudy lainnya koleksi wak ahmad.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Saat Warga Kupang Anti-McDonald …

Yusran Darmawan | | 29 August 2014 | 06:43

Pak Jokowi, Saya Setuju Cabut Subsidi BBM …

Amy Lubizz | | 28 August 2014 | 23:37

Jatah Kursi Parlemen untuk Jurnalis Senior …

Hendrik Riyanto | | 29 August 2014 | 04:36

Jangan Mengira “Lucy” sebagai Film …

Andre Jayaprana | | 28 August 2014 | 22:59

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Mafia Migas dibalik Isyu BBM …

Hendra Budiman | 9 jam lalu

Pelecehan Seksual pun Terjadi Pada Pria di …

Nyayu Fatimah Zahro... | 15 jam lalu

Jokowi dan “Jebakan Batman” SBY …

Mania Telo | 15 jam lalu

Kota Jogja Terhina Gara-gara Florence …

Iswanto Junior | 18 jam lalu

Dulu Saat Masih Dinas, Kakek Ini Keras …

Posma Siahaan | 22 jam lalu


HIGHLIGHT

Daun Ilalang Publishing (Kembali) Menggeliat …

Rumahkayu | 9 jam lalu

Soal BBM, Bang Iwan Fals Tolong Bantu Kami! …

Solehuddin Dori | 9 jam lalu

Kebahagiaan Termurah, Termudah dan Bisa …

Seneng Utami | 9 jam lalu

Mengajari Anak Siap Kalah sejak Dini …

Daniel Yonathan Mis... | 9 jam lalu

Anak Kami Tak Diakui Kemdikbud (?) …

Nino Histiraludin | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: