Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Himma Ulya

sedang belajar menulis :)

Sekilas Pandang tentang Ekonomi China

OPINI | 19 November 2012 | 21:32 Dibaca: 831   Komentar: 0   0

Sejatinya China merupakan negara yang sudah besar sejak beberapa abad yang lalu. sehingga tak heran jika China kembali bangkit dalam tidurnya yang panjang. kebangkitan China bermula dari munculnya revolusi budaya yang diterapkan oleh Mao Tse Tsung (Mao Zedong) presiden pertama China sekaligus pendiri negara Republik Rakyat China pada tahun 1949. dari berbagai kebijakan yang ada mao berusaha untuk mengepakkan sayapnya melalui revolusi kebudayaan yang berbasis pada ideologi komunis. Akibat pengaruh tersebut beberapa negara Asia Tenggara ikut terpengaruh salah satunya Vienam Utara sehingga China membuat basis kekuatannya dengan membentuk Indocina yang terdiri dari negara Kmboja, Myanmar, Laos,Vietnam(CMLV)sebagai sarana perluasan ideologi komunis di Asia Tenggara dan menggunakan pendekatan keamanan sebagai basis utama untuk mengusai dunia. dilihat dari terlibatnya China dalam memberikan bantuan persenjataan kepada Vietnam Utara dalam perang melawan Vietnam Selatan yang dibentengi oleh Amerika Serikat.

Pada era Den Xiaoping yakni pemimpin China setelah Mao Tse Tsung, haluan kebijakan luar negri china beralih pada pendekatan ekonomi dan mulai meninggalkan pendekatan keamanan dalam bidang militer. karena melihat globalisasi saat ini pendekatan melalui soft power dalam hubungan internasional sangat diperlukan salah satunya melalui kebijakan ekonomi. melihat peluang tersebut China mengubah arah kebijakannya ke arah reformasi ekonomi melalui sistem pintu terbuka (Open Door Policy) dan menganut sistem pasar sosialis, sejak saat itu investasi asing mulai membajiri China dan membuat GNP China semakin meningkat.

Bergabungnya China dengan WTO pada tahun 2001 semakin membuat china terlihat eksis di kancah ekonomi internasional. China mulai melakukan ekspansi besar-besaranĀ  perdagangan melalui pasar bebas (Free Trade Area) di berbagai kawasan. salah satunya di kawasan Asia Tenggara melalui Asean China Free Trade Area (ACFTA). Dengan adanya ACFTA, membuat ekonomi China semakin meningkat dari tahun ke tahun dan berhasil menjadi kekuatan ekonomi terbesar kedua di dunia. melihat fenomena tersebut China di prediksikan akan menjadi kekuatan dunia baru dan abad Asia akan muncul sebagai ” New Emerging Power” yang menggantikan posisi Amerika Serikat dan Eropa.

Artikel Pertama :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ajib! Motor Berbahan Bakar Air …

Gapey Sandy | | 22 September 2014 | 09:51

MTQI ke XV Menyatukan Dunia yang Terbelah …

Syaripudin Zuhri | | 22 September 2014 | 10:49

Baru Kali Ini, Asia Kembali Percaya …

Solehuddin Dori | | 22 September 2014 | 10:05

Salah Kaprah Tentang Tes Psikologi …

Muhammad Armand | | 22 September 2014 | 10:49

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Keluarga Korban MH17 Tolak Kompensasi dari …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

PKS antara Pede dan GR …

Ifani | 6 jam lalu

Sopir Taksi yang Intelek …

Djohan Suryana | 7 jam lalu

2 Tahun di Kompasiana Membukukan Sejumlah …

Thamrin Sonata | 9 jam lalu

Gajah Berperang Melawan Gajah, …

Mike Reyssent | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Usia 30 Batas Terbaik Untuk Menjomblo? …

Ariyani Na | 7 jam lalu

Sepenggal Cerita dari Takabonerate Islands …

Hakim Makassar | 7 jam lalu

Demokrat Dukung Pilkadasung, PKS Kebakaran …

Revaputra Sugito | 7 jam lalu

4,6 Juta Balita Gizi Buruk-Kurang di …

Didik Budijanto | 7 jam lalu

‘Belgian Waffles’, Menggoyang …

Christie Damayanti | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: