Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Januar

Seorang manusia yang sedang berproses menjadi lebih baik

Repost#Apa yang Akan Terjadi Jika Turki dan Mesir Bersatu Menyerang Israel?

OPINI | 17 November 2012 | 21:08 Dibaca: 16553   Komentar: 3   1

1353159735534222932

Ilustrasi by januar

Iseng-iseng ingin tahu kekuatan militer 3 negara yaitu Israel, Turki, dan Mesir. Setelah di cari-cari di internet dapat juga datanya. Saya mendapatkan data kekuatan militer Israel, turki, dan mesir dari situs Global Fire Power yang disingkat GFP.

Saya akan mencoba membandingkan dulu kekuatan militer dari masing-masing negara di lihat dari jumlah Personil yang aktif, Personil Militer cadangan, Jumlah Pesawat tempur, Senjata(AT & AA), Tank Baja, dan Helikopter.

Personil yang Aktif:

Israel : 187.000

Turki : 612.900

Mesir : 468.500

Di lihat dari jumlah personil militer yang aktif terlihat Turki lebih unggul dari Israel.

Personil Militer cadangan

Israel : 565.000

Turki : 429.000

Mesir : 479.000

Dalam Hal Personil militer cadangan, Israel memiliki cadangan personil militer yang lebih banyak.

Jumlah Pesawat tempur

Israel : 1.964

Turki : 1.940

Mesir : 884

Israel unggul dalam jumlah pesawat tempur

Senjata(AT & AA)

Israel : 1.100

Turki : 53.093

Mesir : 27.785

Jumlah Tank Baja

Israel : 3.230

Turki : 4.246

Mesir : 3.980

Jumlah Helikopter

Israel : 689

Turki : 874

Mesir : 306

Nampak sekali dalam hal jumlah Helikopter untuk perang Turki lebih unggul dari Israel. Sekarang kita coba menjumlahkan kekuatan yang di atas:

Total Kekuatan:

Israel : 187.000 + 565.000 + 1.964 + 1.100 + 3.230 +  689 = 758.983

Turki : 612.900 + 429.000 + 1.940 + 53.093 + 4.246 + 874 = 1.102.053

Mesir : 468.500 + 479.000 + 884 + 27.785 + 3.980 + 306 =   979.571

Dan jika kekuatan militer Turki dan Mesir digabung maka akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa.

(Mesir + Turki) 2.081.624 VS (Israel) 758.983

Kalau dalam hitungan-hitungan kekuatan militer dengan mengambil sampel yang 6 poin di atas, Israel bisa dikalahkan dengan mudah. Namun tidak mudah bagi mesir dan turki untuk menggerakan kekuatan militer mereka. Mesir yang presiden mereka yang baru beberapa tahun terpilih sering sekali diganggu oleh kalangan Liberal yang dulunya mendukung Husni mubarok. Sedangkan Turki, sebelum perdana menteri Tayyib Erdogan, di pimpin oleh pemimpin yang pro liberal. Butuh waktu bagi Perdana menteri Erdogan untuk meyakinkan kepada masyarakatnya untuk mengirimkan tentara ke Palestina. Apalagi saat ini Presiden sah mesir Musri di kudeta oleh Presiden baru Mesir As Sisi yang merupakan sekutu dari Israel dan Amerika.

Sebenarnya Tentara HAMAS dan FATAH bisa memberikan kekuatan yang hebat jika memang benar-benar Mesir dan Turki bersatu untuk mengusir Yahudi dari Tanah Palestina. Karena Awalnya tanah yang ditempati oleh Yahudi adalah milik rakyat Palestina. Karena perjanjian Garis batas tahun 1967, membuat yahudi dengan leluasa menguasai tanah palestina.

KEKUATAN MILITER ISRAEL

Israel mempunyai hubungan mesra dengan beberapa negara di mana dinegara itu banyak hidup orang-orang yahudi. Negara-negara yang mendukung Israel adalah Amerika Serikat, AS sangat getol mendukung segala kebijakan Israel karena kebanyakan yang mengisi birokrasi di AS adalah orang-orang yahudi. Negara lain yang juga mesra mendukung Israel adalah Prancis. Sejak Israel merdeka sering sekali Prancis mengirimkan senjata ke Israel dalam upaya membantu militer Israel. Negara-negara lainnya yang juga mendukung Israel adalah India, Jerman, Inggris, dan Cina.

AS merupakan kekuatan militer dunia yang paling hebat saat ini. Jika AS, Prancis, Jerman, dan Inggris bersatu dengan Israel dalam melakukan serangan ke Palestina dan melawan negara-negara Arab, maka akan terjadi perang dunia ke 3.

Namun lagi-lagi, Israel telah melakukan kejahatan perang yang sangat tidak manusiawi dan seharusnya PBB memberikan sangsi kepada Israel. Namun sepertinya PBB masih banyak dirasuki oleh orang-orang yahudi, sehingga PBB selalu lamban bertindak melindungi Rakyat palestina.

Lalu jika terjadi perang dunia ke-3, kemanakah Indonesia akan berpihak?

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mereka Meninggalkan Ego demi Kesehatan …

Mohamad Nurfahmi Bu... | | 31 October 2014 | 00:51

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | | 30 October 2014 | 22:57

Profit Samsung Anjlok 73,9%, Apple Naik …

Didik Djunaedi | | 31 October 2014 | 07:17

Ihwal Pornografi dan Debat Kusir Sesudahnya …

Sugiyanto Hadi | | 31 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Kabinet Kerja Jokowi-JK, Menepis Isu …

Tasch Taufan | 10 jam lalu

Saat Tukang Sate Satukan Para Pendusta …

Ardi Winata Tobing | 12 jam lalu

Jokowi-JK Tolak Wacana Pimpinan DPR …

Erwin Alwazir | 13 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 14 jam lalu

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Memahami Sektor E-Commerce di Indonesia …

Tommy Soependi | 7 jam lalu

Tayangan Televisi Program Dangdut Terbaru …

Jeremi Somin | 7 jam lalu

Gede-Pangrango, Kami Jatuh Cinta :) …

Maria Anindita Nare... | 7 jam lalu

“Besok, Solar Masih Disubsidi, Premium …

Suhindro Wibisono | 7 jam lalu

Maafin Rina Ya Ma… …

Michelle Mesakh | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: