Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Ninoy N Karundeng

Wakil Presiden Penyair Indonesia. Filsuf penemu konsep "I am the mother of words - Saya selengkapnya

Kegilaan Israel dan Netanyahu Serang Hamas dan Balasan Hamas Menewaskan Tiga Warga Israel

OPINI | 15 November 2012 | 16:38 Dibaca: 707   Komentar: 0   1

Hamas melancarkan serangan roket ke wilayah selatan Israel yang berjarak sekitar 25 kilometer dari Gaza. Serangan roket Hamas menghantam sebuah apartemen dan membunuh tiga warga Israel. Benjamin Netanyahu berjanji akan membalas serangan teroris Hamas ke wilayah Israel. Netanyahu sedang melakukan perjudian politik dengan memainkan kartu Hamas dan akan membuat perang besar untuk menarik perhatian warga pemilih Israel.

Kebijakan Netanyahu yang menempatkan konflik sebagai alat untuk menarik simpati warga rupanya telah menggelapkan matanya dengan melakukan serangan terhadap teroris di Gaza. Warga Israel lain selain yang bermukim di Gaza juga tidak semuanya setuju dengan langkah Netanyahu ini. Kegilaan Benjamin Netanyahu dengan menyerang teroris di Gaza memanaskan seluruh Timur Tengah yang tengah bergolak.

Presiden Mesir berhaluan keras dari Ikhawanul Muslimin, Muhammad Mursi juga sedang dicoba kepemimpinannya. Apakah Mesir akan memberikan pembelaan kepada Hamas atau justru menyetujui dan mendukung upaya Israel menjaga keamanan wilayahnya, termasuk Gaza dan Tepi Barat. Seperti biasanya banyak negara Arab di Timur Tengah tidak melakukan kecaman keras. Justru Iran, musuh nomor satu Israel di Timur Tengah yang dengan gigih mengecam pembunuhan terhadap teroris Ahmad Jabari di Gaza, Israel.

Sebagaimana diketahui Gaza, tidak seperti wilayah dan kota Israel lainnya, masih diblokade oleh pasukan keamanan Israel. Pemerintah Israel menginginkan kesatuan pemerintahan administrasi Palestina di bawah Mahmud Abbas. Diharapkan dengan kesatuan Palestina, seluruh wilayah Israel dan pemukiman-pemukiman warga Israel di manapun, termasuk di Gaza dan Tepi Barat akan aman dari ancaman serangan teroris dan bebas dari roket yang sering dilancarkan dari wilayah Gaza.

Dengan serangan balasan ini, maka akan terjadi peningkatan ketegangan. Untuk itu semua warga Israel baik yang ada di bagian selatan Israel dan wilayah Gaza untuk tidak mendukung dan melindungi para teroris. Tindakan Benjamin Netanyahu ini sungguh akan menghancurkan upaya perdamaian dan penyelesaian konflik Israel Palestina. Demi terpilih kembali sebagai Perdana Menteri, Netanyahu menyerang komandan Brigade Qassam, Ahmad Jabari. Suatu tindakan yang tidak terpuji melakukan kekerasan pula terhadap warga Gaza lainnya yang telah menewaskan delapan orang. Netanyahu kehilangan kewarasannya dengan menyerang Gaza, bukan hanya teroris di Gaza.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Johannes Karundeng Mengajari Kami Mencintai …

Nanang Diyanto | | 21 September 2014 | 15:45

Kompasianers Jadi Cantik, Siapa Takut? …

Maria Margaretha | | 21 September 2014 | 16:51

Kaizen dan Abad Indonesia …

Indra Sastrawat | | 21 September 2014 | 15:38

Kucing Oh Kucing …

Malatris | | 21 September 2014 | 16:00

[Daftar Online] Nobar Film “Tabula …

Kompasiana | | 21 September 2014 | 10:33


TRENDING ARTICLES

Pak SBY, Presiden RI dengan Kemampuan Bahasa …

Samandayu | 17 jam lalu

Setelah Ahok, Prabowo Ditinggal PPP dan PAN, …

Ninoy N Karundeng | 18 jam lalu

Australia Siaga Penuh …

Tjiptadinata Effend... | 18 jam lalu

MK Setuju Sikap Gerindra yang Akan …

Galaxi2014 | 20 jam lalu

Ini Tanggapan Pelatih Valencia B tentang …

Djarwopapua | 20 September 2014 16:34


HIGHLIGHT

Kepoisme Itu Paham? Pilihan Sikap? Atau …

Christian Kelvianto | 8 jam lalu

Seraut nan Utuh …

Eko Kriswanto | 8 jam lalu

Ketika Lampard Mencetak Gol ke Gawang …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Lampard Pecundangi Mourinho …

Iswanto Junior | 8 jam lalu

Cinta dalam Bingkai Foto …

Cuzzy Fitriyani | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: