Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Wiyono Agung S

menganyam aksara menjadi kata bermakna

umr arab..

REP | 09 October 2012 | 22:24 Dibaca: 295   Komentar: 0   0

Kerja dan gaji ibarat dua sisi mata uang Yang tak dapat dipisahkan, selalu bersatu. Ada karya ada jasa. Begitulah yang menjadi target. Bahkan sampai ke negeri orangpun dilakukan demi meraih harapan.

Dari sebuah pengakuan warga kita yang TKI, Sebut saja karyawan yang bergerak di sektor tenaga kerja bangunan. Kebetulan banyak saudara setanah air yang bekerja di Arabia. Di bangunan, memang alat sudah maju, dan fasilitas lebih baik.

Dia menuturkan gaji seorang tukang bangunan 200 ribu/ hari, Sopir alat semacam mobil kecil 400 ribu, Bull dozer 800 ribu/hari.

Karena ia sebut saja ( Mas Torik) tenaga di hotel . yang saat musim haji menjadi 3000 SAR , setara  8 jutanan. Dibandimng hari biasa 1500 SAR

Tapi ia lebih senang bila di tanah air. Masalahnya tenaga kontrakan bila akan pulang, visa digantung si boss, jadi agak repot.

lebih repot bila tenaga kaburan, minta gaji terkadang dipersulit. Ujung-ujungnya minta sana sama Polisi. Wah suka duka derita di negeri orang. Kuat dan tabahlah, saudaraku….Salam

Tags: tarif umr

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Backpacking 4D3N ke KL – Singapore Berdua …

Debora Mersiana | | 25 April 2015 | 21:18

Tiga Rahasia dari Seorang Instruktur Menulis …

Mauliah Mulkin | | 25 April 2015 | 13:39

Joshua Wong, Scholarism, dan Kisah …

Hardian Relly | | 25 April 2015 | 18:51

Serius, Jangan Mudah Percaya dengan …

Andrian Benny Hiday... | | 25 April 2015 | 17:00

10 Ulasan Kompasianer Terkait Kepergian Olga …

Kompasiana | | 25 April 2015 | 14:38



Subscribe and Follow Kompasiana: