
Berbagi buku, menebar ilmu dalam program blogger hibah sejuta buku. #HibahBuku #Blogger #TKW di Malaysia #KoplakYoBand #MiringUnite · http://www.anazkia.com
Dibaca: 271
Komentar: 20
1 dari 2 Kompasianer menilai menarik
Ini tahun ke tujuh, saya berada di Malaysia, artinya, kali ke tujuh juga saya menikmati dan melihat suasana imlek di Malaysia. Imlek di Malaysia, seperti hari raya besar keagamaan lainnya. tanggal merahnya di kalender aja dua hari, bahkan, anak-anak yang sekolah di kerajaan sampai hari ini masih libur. Ada juga pekerja kantor yang kemarin baru masuk kerja. Beda banget, kan, sama di Indonesia, yang liburnya hanya sehari? Hehehehe…
Nah, sudah menjadi kebiasaan rutin di keluarga majikan saya, kalau cuti imlek mereka semua mengadakan family day, di mana seluruh anggota keluarga majikan berkumpul dan pergi bersama-sama ke suatu tempat yang telah ditetapkan sebelumnya. Awal saya datang, januari 2006 saya mengikuti kegiatan ini untuk pertama kalinya, berkunjung ke Bukit Hijau di Kedah (saya lupa nama tempatnya) Kemudian, tahun 2007 masih pada momen imlek, kami berkunjung ke Melaka. Untuk menuju ke tempat wisata berkenaan, kami semua menaiki bus pariwisata yang telah dicharter sevelumnya.
Tidak semuanya ada dalam foto ini :)
Lanjut tahun 2008, kami berkunjung ke Ulu Yam, dekat dengan tempat tinggal kami masing-masing, jadi kami membawa mobil masing-masing keluarga. Tahun 2009 ke Perak, entah resort apa namanya, saya lupa. Sementara, tahun 2010 kami tidak mengadakan family day, disebabkan Ibu majikan saya ketika itu menjalankan operasi kanker payudara. Tahun 2011, kami kembali mengadakan family day, di tempat terdekat masih area Selangor dan kami tidak menginap.
2008 di Lumut-Perak
Nah, tahun 2012 ini kami berkunjung ke Port Dickson di Seremban. Karena jaraknya masih lumayan dekat (sekitar 2 jaman kalau nggak macet) masing-masing keluarga mengendarai mobil sendiri. Berangkat ahad pagi, 22 januari dengan guyuran hujan yang sangat lebat. Memasuki area Nilai, hujan sudah mulai reda. Tapi kemacetan mulai menghadang kami, karena di depan ada tiga kecelakaan yang berlaku. Di mana dua di antaranya searah dengan kami dan kecelakaan satu lagi berlawanan arah.
Kami rehat sebentar di sebuah perhentian, kemudian perjalanan dilanjutkan menuju tepi pantai, untuk makan siang, karena chek in masuk ke resort jam tiga sore. Sementara yang emak-emak dan bapak-bapak menikmati hidangan siang, anak-anaknya sudah lari duluan ke tepi pantai bermain air dan bermandi manda. mendekati pukul dua sing, kami mengemas barang-barang untuk segera menuju ke resort.
Sampai saja di resort, mobil beratur tepat di depan resort untuk menurunkan barang-barang. Kelihatannya jadi seperti orang yang pindahan aja, barang bertumpuk begitu banyak dari masing-masing keluarga. Setelah semua mendapatkan kamar masing-masing, kami berehat sampai menjelang ashar untuk kemudian turun kembali ke bawah, ada yang mandi ada juga yang menyusuri pantai. Setelah itu, barulah diadakan sukan baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.
Menjelang petang, kami kembali ke kamar masing-masing. Setelah selesai menjalankan shalat maghrib kami kembali turun ke bawah menuju ke dekat padang yang sore sebelumnya kami jadikan sukan. Di tempat tersebut, pihak pengelola resort sudah menyediakan peralatan barbeque juga dengan susunan meja serta kursinya. Tentu saja, tak hanya kami yang berada di situ, tapi juga ada keluarga-keluarga lainnya. Nasi goreng dan mie goreng pun disediakan oleh pihak resort. Saya, sih, tinggal makan aja sambil main-main sama cucu majikan saya. mendekati pukul 11 malam, kami mulai berkemas untuk lagi-lagi masuk ke kamar masing-masing untuk berehat.
Paginya, masih seperti tahun-tahun sebelumnya ketika mengikuti family day, setelah menyusuri pantai saya kembali masuk ke resort, sarapan pagi dilanjut dengan pembagian hadiah. Setelah selesai pembagian hadiah, ada yang kembali mandi di kolam. Kalau saya lebih memilih ke tepi pantai yang airnya surut. Jam satu tengah hari, kami semua chek out dari resort. Begitulah rutinitas saya selama enam kali mengikuti family day majikan saya. Tetap sama dengan kegiatan yang tak jauh berbeda.
Ada yang menggelitik hati saya, ketika melihat keramaian yang ada, tak sedikitpun saya bertemu dengan warga beretnis China, saya lebih banyak bertemu dengan orang2 Melayu serta India. Saat saya bertanya kepada menantu majikan saya, katanya orang-orang China kebanyakan mudik ke kampung halaman serta berkumpul dengan keluarganya.
Pulang dari resort, hari senin tanggal 23. Karena esoknya masih cuti bersama, keluar dari resort antrian mobil yang masuk tak kalah panjangnya. Pun ketika pulang, macet yang mengular menghadang kami. Melelahkan, tapi menyenangkan. Sekurang-kurangnya, saya bertemu dengan laut hehehe…
Ada yang main layang-layang
Ada yang makan :)
Sampai di depan resort, kayak orang kebanjiran, yah? :D
Sukan anak-anak, niup balon :D
Waktu sore dikunjungi, ramai dengan orang
Esok paginya ke situ lagi, rupanya dah banyak tenda
Di ujung sana ada tempat untuk bakar-bakaran
yang dibakar :D
Happy Chinese New Year
Pernak pernik imlek
Iseng
Masih iseng