Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Masykur A. Baddal

.:: Berbagi untuk kemajuan bersama, demi kemajuan bangsa ::. ….Pernah bermukim di negeri kinanah/Mesir +/- 30 selengkapnya

Data Vatikan, Islam Telah Menjadi Agama Terbesar Dunia

REP | 22 January 2012 | 10:25 Dibaca: 9542   Komentar: 31   1

1327180897773669168

Ilustrasi: Paus Benedict bersama Monsignor Vittorio Formenti (foto: raivaticano)

By. Masykur A. Baddal - Seorang staf Vatikan Monsignor Vittorio Formenti, yang bertugas menyusun laporan tahunan khusus Vatikan selama tahun 2008. Mengatakan, “Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kita tidak lagi di bagian atas, umat Islam telah menyusul kita,”. Sebagaimana yang dilansir oleh Foxnews.com.

Pernyataan yang menghebohkan dunia itu, disampaikan oleh Monsignor Vittorio Formenti dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Vatikan L’Osservatore Romano. Dalam penjelasannya ia mengatakan, ” bahwa populasi umat Katolik saat ini menyumbang sebesar 17,4 persen dari populasi dunia, sementara umat Islam menyumbang sebesar 19,2 persen dari jumlah populasi dunia”. Data tersebut sudah dikumpulkan secara cermat sejak tahun 2006, ungkap Formenti.

Menurut Formenti, terjadinya pergeseran ini, akibat berubahnya gaya hidup pada sebagian besar penganut Katolik dunia, yang condong melakukan pembatasan jumlah keturunan. Sehingga secara otomatis memperlambat pertumbuhan populasi ummat Katolik dunia. Sementara keluarga muslim, terus konsisten menambah keturunannya, sehingga ikut menyumbang pertumbuhan populasi muslim dunia secara sangat signifikan.

Sebelumnya, pada tahun 2010 sebuah koran di Jerman menerbitkan laporan mengenai populasi warga Muslim di Eropa yang diklaimnya mencapai 15 juta jiwa atau 3,3 persen dari total 455 juta penduduk benua Eropa. Dari seluruh negara Eropa Barat, Jerman, Perancis, Austria dan Belanda adalah Negara dengan warga muslim terbanyak.

Sementara itu, Vatikan mencatat adanya permintaan yang luar biasa oleh warga Barat Kristen dan Yahudi, serta agama-agama dan kepercayaan lain, untuk masuk Islam dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun pada saat yang sama, banyak timbul gerakan-gerakan anti Islam di benua biru tersebut, akan tetapi tetap tidak mempengaruhi laju pertumbuhannya.

Selanjutnya Vatikan menambahkan, dominasi tersebut tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan. Justeru, hal ini akan membuka ruang kerjasama yang lebih luas antara kedua agama yang memiliki pemeluk terbesar dunia, dalam membangun ummat manusia di masa yang akan datang.

Adios.

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 11 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 19 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 19 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 20 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: