Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Finaisme

Sekarang berpuas hati hanya menjadi istri dan ibu dari 3 bos yang masih balita. Tapi selengkapnya

Daftar Negara Bebas Visa dan Menerima Visa on Arrival bagi Pemegang Paspor RI

REP | 04 January 2012 | 22:08 Dibaca: 31678   Komentar: 17   3

Disadur dari tulisan yang sama oleh Nitta Meraj Mohd dan Ana E.P. Kiwitter yang dimuat dalam Komunitas Kawin Campur.

ASEAN

Brunei       :  14 days – Free Visa

Cambodia  :  30 days – Free Visa

Malaysia     :  30 days – Free Visa

Philippines :  21 days – Free Visa

Singapore  :  30 days – Free Visa

Thailand    :  30 days – Free Visa (by plane)

15 days – Free Visa (by land)

Vietnam    :  30 days – Free Visa

Laos         :  30 days – Visa On Arrival

Vientienne Airport dan Luang Prabang Airport saja. Bawa pasphoto 3 x 4, tiket pesawat   pulang pergi dan bukti reservasi hotel atau ada yang bisa dihubungi selama di Laos (pribadi atau kantor).

# RI sudah mengadakan perjanjian dengan Laos untuk free visa bagi pemegang passport Indonesia pada tanggal 17 Januari 2011 kemarin.

dan biasanya mulai berlaku enam bulan setelah perjanjian.

Myanmar    :  28 days – Visa On Arrival

Visa On Arrival baru ada mulai 1 May 2010 untuk Yangon dan Mandalay International Airport.

ASIA (Non ASEAN COUNTRY)

Hong Kong  :  30 days – Free Visa

Iran            :  15 days – Free Visa

Macau         :  30 days – Free Visa

Maldives      :  30 days – Free Visa

Sri Lanka     :  30 days – Free Visa

Jordan        :  1 month – Visa On Arrival.

Biaya 10 JOD per passport

Nepal         :  60 days – Visa On Arrival

Tajikistan    :  45 days – Visa On Arrival

Di Dushanbe airport – harus menunjukkan invitation ‘letter’ (menyatakan tujuan kunjungan) atau travelling dengan ‘licenced tour operator di Tajikistan.

East Timor   :  30 days – Visa On Arrival

Bagi warga negara Indonesian yang dekat atau diperbatasan East Timor dikecualikan untuk urusan Visa ini apabila akan masuk East Timor.

India   :  30 days – Visa On Arrival

Hanya airport di 4 bandara ini yang terbuka untuk pengurusan VOA bagi pemegang passport Indonesia, yaitu: Mumbai, Delhi, Chennai atau Calcutta

AMERIKA

Aruba   :  Free Visa

Hanya untuk yang memiliki ijin tinggal/residency permit (temporary atau permanent) atau entry permit Amerika Serikat, Canada, negara negara Schengen, dan negara bagian kerajaan Belanda. Dan juga pemegang diplomatic pasport Indonesia saja.

Bermuda  :  6 month – Free Visa

Chili         :  90 days – Free Visa

Colombia  :  90 days – Free Visa

Costa Rica  :  30 days – Free Visa

Harus pernah (ada stamp di passport) ke Amerika Serikat, Canada atau Schengen.

Cuba       :  30 days – Free Visa

Harus membeli turis card dulu sebelum berangkat sebagai persyaratan utama

Ecuador   :  90 days – Free Visa

Haiti        :  3 month – Free Visa

Jamaica    :  6 month – Free Visa

Bagi orang Indonesia yang punya residency permit Amerika Serikat saja

Peru        :  90 days – Free Visa

Saint Vincent  :  1 month – Free Visa

AFRIKA

Morocco     :   3 months – Free Visa

Seychelles   :  1 month – Free Visa

Comoros     :  90 days -Visas On Arrival

Mozambique  :  30 days – Visa on Arrival

Tanzania     :  3 months – Visa on Arrival

Zambia       :  3 months – Visa on arrival

Zimbabwe   :  3 months – Visa on Arrival

EROPA

Albania  :  Hanya yang memiliki residency permit salah satu dari Schengen Country atau yang memiliki multi entry Schengen Visa model C atau D.

Andorra  :  7 days

Multiple entry Schengen Visa diperlukan. Masuk Andora berarti keluar dari Schengen Country karena negara ini bukan Schengen, tanpa airport dan kejepit diantara Perancis dan Spanyol.

Croatia   :  14 days

Bagi pemegang passport diplomatic saja

Kosovo   :  90 days – On Arrival

Tujuan turis harus menunjukkan bukti booking hotel, reservasi, voucher atau dokumen lain, sedangkan untuk tujuan bisnis harus ada surat dari sponsor atau undangan dari perusahaan).

Serbia   :  14 days

Bagi pemegang passport diplomatic saja

Azerbaijan  :  30 days – Visa On Arival

Armenia    :  120 days – Visa On Arival

Belarus     :  ? days – Visa On Arival

Minsk airport saja

Turki   :  30 days – Visa On Arival

Visa On Arrival untuk warga Indonesia baru ditanda tangani oleh president Susilo Bambang Yudoyono dan Abdullah Gull pada 29 Juni 2010. Biaya sekitar USD 25 per pasport.

OCEANIA

Cook Islands  :  31 days – Free Visa

Samoa          :  30 days – Free Visa

Micronesia     :  30 days – Free Visa

Fiji                :  4 months – On Arrival

Niue             :  30 days – Visa On Arrival

Palau            :  30 days – Visa On Arrival

Untuk yang passportnya sudah ada sticker dan stamp Visa Residence GCC (Kuwait, Bahrain, Oman, Qatar, Uni Emirate Arab, Saudi Arabia), ada tambahan kemudahan lagi yaitu masuk ke seluruh negara GCC kecuali ke Saudi Arabia.

Catatan:

Dari berbagai sumber

Bisa berubah sewaktu2 tergantung kebijaksanaan dan kesepakatan antar pemerintah.

Kalau ada yang salah mohon dikoreksi dan ditambahkan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

[PENTING] Panduan ke Kompasianival 2014, …

Kompasiana | | 18 November 2014 | 15:19

Sensasi Menyelam di Tulamben, Bali …

Lisdiana Sari | | 21 November 2014 | 18:00

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40

Jadi Perempuan (Tak Boleh) Rapuh! …

Gaganawati | | 21 November 2014 | 15:41

Kompasiana Akan Luncurkan “Kompasiana …

Kompasiana | | 20 November 2014 | 16:21


TRENDING ARTICLES

Tak Berduit, Pemain Bola Indonesia Didepak …

Arief Firhanusa | 13 jam lalu

Rakyat Berkelahi, Presiden Keluar Negeri …

Rizal Amri | 15 jam lalu

Menteri Hati-hati Kalau Bicara …

Ifani | 16 jam lalu

Pernyataan Ibas Menolong Jokowi dari Kecaman …

Daniel Setiawan | 17 jam lalu

Semoga Ini Tidak Pernah Terjadi di …

Jimmy Haryanto | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Malaysia Juga Naikan Harga BBM …

Sowi Muhammad | 8 jam lalu

Salam Kompasianival Saudara …

Rahab Ganendra | 9 jam lalu

Menulis bagi Guru, Itu Keniscayaan …

Indria Salim | 9 jam lalu

Gerdema, Mentari Indonesia Dari Ufuk Desa …

Emanuel Dapa Loka | 9 jam lalu

Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan …

Herman Wahyudhi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: