Back to Kompasiana
Artikel

Luar Negeri

Mirza Gemilang

Berteman dengan pena dan kertas..

TIM BPK RI Audit Indobatt

REP | 17 December 2011 | 02:11 Dibaca: 170   Komentar: 2   1

1324087825438804122

Tim BPK RI Audit Perlengkapan Indobatt

Rupanya BPK tak hanya melakukan audit di Indonesia, tapi juga sampai ke Lebanon. Pada Jum’at, 16 Desember, Tim audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI mengunjungi Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL (Indobatt), Tim yang berjumlah enam orang ini diketuai oleh Hari Fitrianto. Kedatangan tim di Markas Indobat disambut oleh Komandan Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono, didampingi Wakil Komandan Indobatt Letkol (Mar) FJH Pardosi di UN Posn 7-1 Archid al Qusair, Lebanon Selatan.

Hal ini merupakan agenda yang menjadi tugas BPK terhadap pelaksanaan pengelolaan anggaran dan tanggung jawab keuangan yang dikeluarkan oleh negara. Termasuk Satgas Indobatt yang menjadi bagian dari lembaga institusi TNI yang saat ini melaksanakan tugas pada misi perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan.

Pemeriksaan dilakukan selama kurang lebih lima jam, diawali dengan penjelasan secara singkat oleh Komandan Indobatt di ruang rapat Tactical Operation Center (TOC). Berkaitan dengan penerimaan materiil serta perlengkapan yang dipertanggung jawabkan kepada Indobatt, baik dari segi jumlah, macam, pemanfaatan  dan kondisi yang digunakan dalam mendukung misi perdamaian di UNIFIL hingga saat ini.

Usai menerima penjelasan dari Komandan Satgas, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan tertib administrasi, baik keuangan maupun logistic. Pemeriksaan keuangan meliputi keluar dan masuknya anggaran, serta sistem pembayarannya.Pemeriksaan administrasi bagian logistik, meliputi daftar barang - barang dan perlengkapan yang diterima baik perlengkapan perorangan maupun perlengkapan satuan serta bagaimana sistem penyaluran logistik kepada satuan bawah jajaran Satgas.

Selesai melaksanakan pengecekan administrasi, Tim melanjutkan kegiatan menuju lapangan Soekarno Indobatt, untuk meninjau gelar kendaraan dan alat perlengkapan yang dimiliki Satgas, diawali dengan pengecekan kendaraan ringan dan berat, kendaraan tempur, senjata, perlengkapan optik, radio komunikasi, obat-obatan dan yang terakhir meninjau gudang perlengkapan dan gudang bahan makanan.

Perwira Penerangan Konga XXIII-F/Unifil, Lettul Inf Suwandi, menjelaskan, dalam peninjauan alat perlengkapan di lapangan, Tim BPK didampingi oleh masing-masing staf sesuai tanggung jawabnya masing-masing, antara lain Perwira Kavaleri Mayor Kav Budi Medina, yang bertanggung jawab terselenggaranya operasional kendaraan Satgas baik Ranpur maupun Ranri.

Kepala Seksi Logistik (Kasilog) Kapten (Kal) Indra Aditya, yang bertanggung jawab atas pengadaan dan penyaluran logistik Satgas, Lettu (Lek) M Nuh, bertanggung jawab atas terselenggaranya gelar Komunikasi Satgas,serta Perwira Pekas Kapten Cku Rico Ferdian, yang bertanggung jawab atas pengelolaan keuangan Satgas.Hadir dalam  kunjungan Tim BPK ke Indobatt itu, Athan RI untuk Kairo Kolonel R Teguh.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | | 02 September 2014 | 11:41

Yakitori, Sate ala Jepang yang Menggoyang …

Weedy Koshino | | 02 September 2014 | 10:50

Hati-hati Menggunakan Softlens …

Dita Widodo | | 02 September 2014 | 08:36

Marah, Makian, Latah; Maaf Hanya Ekspresi! …

Sugiyanto Hadi | | 02 September 2014 | 02:00

Masa Depan Timnas U-19 …

Kompasiana | | 01 September 2014 | 21:29


TRENDING ARTICLES

Gunung Padang, Indonesia Kuno yang …

Aqila Muhammad | 4 jam lalu

Halusinasi dan Penyebabnya, serta Cara …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Vonis Ratu Atut Pamer Kekuatan Mafia Hukum …

Ninoy N Karundeng | 6 jam lalu

3 Langkah Menjadi Orang Terkenal …

Seneng Utami | 8 jam lalu

Koalisi Merah Putih di Ujung Tanduk …

Galaxi2014 | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Presiden SBY dan Koalisi Merah Putih …

Uci Junaedi | 8 jam lalu

Menyaksikan Sinta obong di Yogyakarta …

Bugi Sumirat | 8 jam lalu

Mengapa Plagiarisme Disebut Korupsi? …

Himawan Pradipta | 9 jam lalu

Prof. Suhardi & Kesederhanaan Tanpa …

Hazmi Srondol | 9 jam lalu

Siapa Ketua Partai Gerindra Selanjutnya? …

Riyan F | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: